HALSEL, MAL — Ketua Utama Alkhairaat, Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri, meninjau Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Alkhairaat di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara. Madrasah tersebut diketahui sudah tidak menjalankan kegiatan belajar mengajar selama beberapa tahun terakhir.
Peninjauan itu dilakukan dalam rangkaian kunjungan Habib Alwi bersama rombongan di Halmahera Selatan. Madrasah tersebut menjadi perhatian karena merupakan satu-satunya bangunan pendidikan madrasah yang ada di desa setempat.
Salah satu unsur pimpinan Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Ustad Asgar Bashir Khan, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi madrasah tersebut. Ia berharap kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan agar anak-anak di Desa Kawasi memperoleh pendidikan agama.
“Kita cukup prihatin dengan kondisi madrasah ini dan kita berharap MDA ini bisa aktif lagi agar anak-anak belajar agama kembali, karena pendidikan agama ini sangat penting sebagai dasar mereka,” kata Asgar.
Menurut Asgar, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan pihak pengembang kawasan di Pulau Obi memiliki tanggung jawab untuk mendukung pendidikan agama masyarakat setempat. Ia menyebut terdapat rencana pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Alkhairaat di Desa Kawasi.
Sekretaris Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Halmahera Selatan, Ongki Nyong, mengapresiasi rencana pembangunan pesantren tersebut. Ia menilai keberadaan pesantren dapat membuka akses pendidikan agama bagi anak-anak di desa itu.
“Mandeknya Madrasah Alkhairaat di Halsel menjadi tanggung jawab kami tentunya. Hal ini juga karena kurangnya koordinasi dengan Pemda setempat. Namun, dengan adanya rencana pembangunan Ponpes Alkhairaat, tentu kami akan menyambut baik,” kata Ongki.
Ia mengatakan, rencana tersebut akan disampaikan dalam pertemuan internal pengurus Komda Alkhairaat Halmahera Selatan. Langkah itu dilakukan agar pengurus dapat turut mengawal proses pembangunan pesantren.
Peninjauan tersebut turut didampingi Imam Masjid setempat, Ustad Abadan, pengurus Komda Alkhairaat Halmahera Selatan, serta rombongan PB Alkhairaat.
