PALU – Ketua DPC PDIP Kota Palu, Achmad Alaydrus, mengecam pernyataan Gus Fuad Plered atas pernyataannya yang berbau tindak pidana provokasi SARA yang menyebut Habib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua) dengan sebutan yang tak senonoh.

Politisi yang akrab disapa Niko itu sangat menyayangkan sikap Gus Fuad, terlebih karena yang bersangkutan merupakan pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Jogjakarta.

“Dia mengaku zuriat Nabi, mulutnya tidak baik karena kepalanya sedang dikuasai iblis,” tegas Niko, di Palu, Kamis (27/03).

Niko menegaskan bahwa SIS Aljufri adalah sosok ulama yang sangat dihormati, tidak hanya di Sulawesi Tengah tetapi juga di seluruh Indonesia. Jasanya dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam tidak diragukan lagi.

Lembaga pendidikan Alkhairaat yang didirikannya menjadi warisan cemerlang yang terus berkembang melalui para muridnya hingga kini.

Menurutnya, Guru Tua sangat layak dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional atas jasanya mencerdaskan generasi negeri, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya, melalui Yayasan Pendidikan Alkhairaat.*/Yamin