PALU– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tengah, H.S Ali Muhammad Aljufri, mengimbau masyarakat agar menyampaikan aspirasi secara damai dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Dalam menghadapi sesuatu, hadapilah dengan ketenangan jiwa. Jika ingin menyampaikan aspirasi atau melakukan unjuk rasa, lakukanlah dengan cara benar, sesuai ajaran Islam,” ujar Habib Ali dalam video diterima redaksi Sabtu (30/8) malam.
Habib Ali menegaskan, aspirasi masyarakat adalah hak konstitusional. Namun, penyampaiannya harus tetap menjaga ketertiban, serta tidak merusak fasilitas umum maupun aset negara.
“Bangunan yang dimiliki pemerintah adalah milik bangsa, jangan sampai disia-siakan hanya karena ingin memperoleh sesuatu,” tegasnya.
Habib Ali AlJufri juga meminta pemerintah, legislatif, dan penegak hukum untuk mendengar suara rakyat dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, penyelesaian persoalan harus ditempuh lewat dialog dan musyawarah mengedepankan keadilan.
“Tegakkanlah keadilan, karena itu merupakan dasar negara kita, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
Habib Ali mengingatkan bahwa tidak ada golongan lebih mulia dari yang lain. “Yang mulia hanyalah orang yang bertakwa di sisi Allah,” ujarnya.
Melalui imbauan tersebut, MUI Sulteng berharap dinamika aspirasi masyarakat di daerah dapat tersalurkan dengan cara santun, serta penegak hukum melaksanakan tugas dengan bijak agar suara rakyat tersampaikan kepada pihak berwenang.