JCH Bangkep, Balut dan Morut Bersamaan Menuju Palu

oleh
Dari kiri, Kepala Kemenag Kabupaten Bangkep, H. Rusdin , Kepala Kemenag Kabupaten Banggai Laut, Abdul Muluk Lanonci, Kepala Kemenag Kabupaten Morowali Utara, H. Marwiah. Memberikan keterangan pers di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (16/07) (FOTO : MAL/YAMIN)

PALU – Jama’ah Calon Haji (JCH) Kabupaten Banggai Kepulaan (Bangkep), Banggai laut (Balut) dan Morowali Utara (Morut) menyatakan siap menuju Asrama Haji Transit Palu di hari yang sama, Selasa (23/7).

Hal itu disampaikan, tiga Kepala Kemenag daerah tersebut ditemui di sela-sela rapat bersama persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang melibatkan lintas sektoral antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, di Gedung Pogombo, Selasa (16/07).

Kepala Kemenag Kabupaten Bangkep,  H. Rusdin menyampaikan, JCH Bangkep masuk dalam Kloter pertama Sulteng atau Kloter 07 BPN sebanyak 31 orang.  Rencananya tanggal 23 Juli 2019  akan dilepas oleh Bupati Bangkep di Masjid Pemkab. Sekitar Pukul 15.00 Wita menuju Kota Luwuk menggunakan kapal laut cepat.

“Di Kota Luwuk menginap satu malam, tanggal 24 Juli 2019 menuju Kota Palu menggunakan  pesawat terbang,”ujarnya.

Rusdin mengatakan, JCH Bangkep sudah siap untuk diberangkatkan, mulai dari mental, kesehatan dan juga kelengkapan dokomen. Bahkan tim kesehatan dari kabupaten siap mendampingi hingga di Kota Luwuk.

Rusdin mengimbau kepada JCH , khususnya Bangkep agar tetap mempersiapkan diri menjaga kesehatan, supaya  perjalan ibadah haji bisa berjalan dengan lancar.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kemenag Kabupaten Banggai Laut, Abdul Muluk Lanonci.  Menurutnya,  hari keberangkatan JCH Balut juga sama dengan Bangkep, hanya beda pada jam.

“Bangkep jelang sore, kami di Balut pagi sudah star menuju Kota Luwuk karena jarak memang kami agak jauh. Begitu juga keberangkatan ke Kota Palu kami pesawat pagi,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala  Kemenag Kabupaten Morowali Utara (Morut) , H. Marwiah, juga mengaku JCH Morut  akan menuju Kota Palu tanggal 23 Juli 2019.  Rombongan JCH yang berjumlah 73 orang itu  akan dilepas secara resmi oleh Bupati Morut.

Hanya saja, transportasi yang digunakan JCH Morut  berbeda dengan Bagkep dan Balut yang menggunakan pesawat terbang. JCH Morut menggunakan transportasi darat.

“Insya Allah semua baik-baik saja, kita sama-sama doakan Jama’ah Morut selalu kuat dan selalu dalam lindungan Allah SWT,”pintanya. (YAMIN)