IKA: Rektor Harus Alumni Untad!

oleh -
Suasana pelantikan badan otonomi IKA Untad di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (26/06) malam. (FOTO : MAL/YAMIN)

PALU – Ikatan Alumni (IKA) Unversitas Tadulako (Untad) memiliki harapan besar agar yang dilantik menjadi rektor Untad menggantikan Prof. Muhammad Basir, adalah alumni Untad sendiri.

“Kita harus tampil, kita harus menyatukan pandangan kita, diri kita, langkah kita, bahwa alumni Untad harus berada di mana-mana, termasuk menjadi rektor. Kalau bukan sekarang alumni Untad tampil, mo tunggu kapan lagi,” tegas Koordinator Pengurus Pusat (PP) IKA Untad, Arifin Sunusi saat memberikan sambutan di acara Halal bi Halal dan silaturahim alumni Untad di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (26/06) malam.

Kata Arifin, saat ini Untad menghadapi pemilihan rektor dan memiliki empat bakal calon. Dari empat bakal calon itu, ada tiga alumni Untad. Dia mengaku sudah beberapa kali melakukan perjalanan di 13 kabupaten/kota di Sulteng, hingga ke polosok-pelosok daerah, bertemu dengan alumni-alumni. Ternyata, kata dia, gaung suksesi Pilrek sampai di telinga alumni dan memiliki harapan yang sama bahwa yang menjadi rektor adalah alumni Untad.

“Ada semacam harapan dan ini sekaligus menjadi sebuah kebanggaan bagi alumni apabila yang dilantik mejadi rektor adalah alumni Untad. Senat Untad untuk bisa memahami itu dan bisa memberikan apresiasi bahwa sudah saatnya alumni Untad itu diberikan peran memimpin Untad,” tekannya.

Arifin meminta agar alumni berhenti merasa kecil, karena Untad saat ini tidak sama dengan Untad 20 tahun yang lalu. Hari ini, kata dia, alumni Untad sudah 47 orang yang bergelar Doktor dan Profesor lintas disiplin ilmu.

Berkaca dari itu, dia menilai sudah saatnya alumni Untad tampil.

“Suksesi rektor itu ditemtukan oleh 60 anggota senat. Maka saat ini saya mohon pada bapak-bapak dan ibu-ibu sebagai alumni, ayo berikan informasi, berikan nasehat kalau perlu minta kepada mereka untuk memberikan apresiasi kepada alumni kita,” pintanya.

Ada empat bakal calon kandidat Untad saat ini, tiga merupakan alumni Untad, yakni Prof. Djayani Nurdin, Prof. Zainudin Basri dan Dr. Moh. Nur Ali.

“Terus mo dikase orang lain? Oh, saya tersinggung kalau ada yang meragukan kapabilitas alumni kita. Mereka sudah teruji kapabilitas internationalnya. Tersinggunglah bapak-bapak semua, karena itu kita harus mendorong bahwa semua level kepemimpinan yang ada di fakultas, lembaga-lembaganya dan sebagainya, kita yang ada di luar harus memberikan penguatan. Hanya dengan begitu maka IKA Untad ini akan tampil dengan percaya diri dan berarti bagi siapapun,” imbuhnya. (YAMIN)