PALU – Ahmad Banjir, mantan calon anggota legislatif (caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilu 2024 dari daerah pemilihan (Dapil) Palu Barat-Ulujadi, kini berlabuh ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Bergabungnya Ahmad Banjir ditandai dengan kehadirannya dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Palu periode 2026-2031, yang digelar di Winners Sport Center, Kota Palu, Rabu (28/10).
Dalam kepengurusan yang dinahkodai H. Nanang tersebut, Ahmad Banjir dipercaya menduduki posisi Wakil Sekretaris.
Keputusan Ahmad Banjir bergabung dengan PKB didasari sejumlah pertimbangan, mulai dari kesamaan ideologi politik, latar belakang lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), hingga aspirasi konstituen.
Ditemui di sela-sela pelantikan, Ahmad Banjir mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir terdapat tiga partai politik yang mengajaknya bergabung. Namun, ia mengaku telah lebih dahulu tertarik dengan PKB dan memilih mendaftarkan diri sebagai kader atas inisiatif pribadi.
“Hal pertama, saya lahir dan besar di lingkungan NU. Setelah masuk dalam jajaran pengurus, saya mencoba beradaptasi dan alhamdulillah di PKB tidak ada sekat antara senior dan junior. Di partai ini sangat terasa rasa persaudaraannya,” ujar Ahmad Banjir.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Ketua DPC PKB Kota Palu, H. Nanang, yang dinilainya mampu membangun suasana organisasi yang terbuka dan bersahabat.
“Apalagi Pak Ketua H. Nanang, orangnya humble, santai, tidak kaku dan humoris. Suasana selalu hidup bersama beliau,” katanya.
Pada Pemilu Legislatif 2024, Ahmad Banjir tercatat meraih lebih dari 600 suara sebagai caleg PPP di Dapil Palu Barat-Ulujadi. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan politiknya sebelum kini dipercaya mengisi posisi dalam struktur kepengurusan DPC PKB Kota Palu.
Dengan jabatan barunya, Ahmad Banjir menyatakan siap menjalankan tanggung jawab organisasi dan berkontribusi dalam kerja-kerja partai, termasuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta menyerap aspirasi konstituen.
Terkait peluang pencalonan pada Pemilu Legislatif 2029, ia menegaskan akan mengikuti mekanisme dan keputusan partai.
“Kita sebagai kader harus sami’na wa atha’na terhadap pimpinan dan keputusan organisasi. Jika dipercaya, saya siap berkontribusi suara untuk PKB,” tegasnya.
Ahmad Banjir berharap, kepengurusan baru DPC PKB Kota Palu dapat memperkuat konsolidasi internal dan memperluas keterlibatan kader dalam kegiatan kemasyarakatan.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat perlu dijaga melalui kerja nyata dan komunikasi yang berkelanjutan. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk mengambil bagian dalam upaya tersebut sebagai kader sekaligus pengurus DPC PKB Kota Palu.
