PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menghadiri langsung Haul ke-58 Guru Tua Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri di Kompleks Alkhairaat, Palu, Rabu (1/4). Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi kegiatan dan mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa kehadiran masyarakat pada haul bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bukti kecintaan kepada Guru Tua dan perjuangannya dalam membangun pendidikan serta peradaban melalui ilmu dan akhlak.
“Kalau bukan karena cinta kepada Guru Tua, tidak mungkin kita ada di sini. Ini adalah cinta yang tidak terbatas,” ujar Anwar Hafid.
Ia juga mengajak seluruh Abnaul Khairaat untuk membuktikan kecintaan tersebut melalui tindakan nyata dengan melanjutkan perjuangan Guru Tua, terutama dalam bidang pendidikan dan pembinaan akhlak generasi muda.
Menurutnya, Guru Tua telah merancang arah kemajuan peradaban melalui pendidikan sejak jauh hari, dan warisan tersebut harus terus dijaga serta dilanjutkan oleh seluruh masyarakat.
“Warisan terbesar beliau adalah pendidikan. Tidak ada jalan lain untuk mengubah nasib selain pendidikan,” ujarnya.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya penataan kawasan Kompleks Alkhairaat agar lebih nyaman dan representatif bagi jamaah yang datang setiap tahun dalam jumlah besar. Ia mengaku telah berdiskusi dengan pihak Universitas Tadulako terkait desain dan penataan kawasan tersebut.
“Kita ingin tempat ini lebih representatif, lebih sejuk, dan nyaman. Ini akan kita wujudkan bersama,” ungkapnya.
Menurutnya, penataan kawasan tidak hanya untuk kenyamanan jamaah saat haul, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan kawasan pendidikan, dakwah, dan wisata religi di Sulawesi Tengah.
Menutup sambutannya, Gubernur kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu melanjutkan perjuangan Guru Tua, terutama dalam memperkuat pendidikan berbasis akhlak.
“Kalau kita benar-benar cinta Guru Tua, mari kita lanjutkan perjuangannya. Pendidikan adalah tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.
Kegiatan haul ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah serta unsur Forkopimda Sulawesi Tengah.

