PALU, MAL — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan potensi diri tanpa diskriminasi.
“Semua anak punya hak yang sama untuk belajar dan meraih masa depan,” tegas Anwar saat meresmikan gedung sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan musala Sekolah Luar Biasa (SLB) Kilongan, Kabupaten Banggai, Rabu (4/11).
Dalam kesempatan itu, Anwar mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus dalam proses pembelajaran.
Menurut dia, keberadaan SLB memiliki peran penting untuk memastikan anak berkebutuhan khusus mendapatkan akses pendidikan yang layak dan kesempatan mengembangkan kemampuan mereka.
Karena itu, peresmian gedung sekolah menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar yang lebih nyaman dan representatif bagi peserta didik.
Sementara itu, pembangunan musala diharapkan dapat memenuhi kebutuhan fasilitas penunjang kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan karakter warga sekolah.
Anwar berharap fasilitas tersebut tidak sekadar menambah bangunan, tetapi juga mendukung anak-anak berkebutuhan khusus dalam mengembangkan potensi, kemandirian, dan kepercayaan diri.
“Terus berikan pengabdian terbaik. Anak-anak ini punya potensi dan masa depan yang sama pentingnya,” pesannya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta mitra terkait.**
