Diduga Terlibat Kampanye di Medsos, Tiga ASN Dipanggil Bawaslu

oleh
Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubal Bawaslu Tojo Una-Una, Suandi Tamrin Bilatullah, saat meminta klarifikasi Oknum ASN. (FOTO: MAL/SAFA'AD)

AMPANA – Tiga orang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Una-Una dipanggil oleh Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tojo Una-Una, di Kantor Bawaslu Touna, Jumat (25/9).

Tiga Okunum ASN tersebut di antaranya BL, AYB dan SHL. Ketiganya dipanggil karena diduga tidak netral pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubal Bawaslu Tojo Una-Una, Suandi Tamrin Bilatullah mengungkapkan, bahwa Bawaslu Tojo Una-Una sebelumnya telah memantau aktifitas ASN baik secara online melalui media sosial, maupun secara offline aktifitas keseharian.

“Sesuai kewenangan yang diberikan undang-undang kepada kami. Kami terus memantau dan mengawasi aktifitas ASN, baik secara online maupun offline. Kami menemukan ada oknum ASN yang diduga tidak netral,” tegasnya

Ia pun mengaskan, jika oknum ASN ini benar-benar terbukti melanggar netralitas, maka ASN tersebut segera akan direkomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, BL dan AYB diduga mengkampanyekan pasangan calon dan mentransmisikan kampanye tersebut melalui informasi dan transaksi elektronik (ITE), aplikasi media sosial Facebook dan grup WhatsApp.

BL, AYB, dan SHL saat dimintai keterangan oleh Bawaslu Tojo Una-Una, kata Suandi, mereka mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui terkait adanya larangan tersebut. dan meminta maaf atas tindakan tersebut kepada pimpinan Bawaslu.

Reporter: Syafa’ad
Editor: Nanang

Iklan-Paramitha