De Facto, De Jure, dan Dialectic Alumni

oleh -
Hardi Ligua

Oleh: Hardi Ligua

بالعاملين بعلمهم فتشبهوا
في القول والاعمال والنيات
العارفين بربحم ومليكحم
والمقتين بسيد السادات

“Tirulah orang-orang yang mengamalkan ilmu mereka, dalam perkataan perbuatan dan niat. Orang-orang yang mengenal Tuhan dan Maha Raja mereka, dan mengikuti teladan pemimpin dari para pemimpin”. (Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie)

Pada medio 1963, Universitas Alkhairaat kebanggaan sekaligus merupakan historical backround pendidikan formal setingkat Perguruan Tinggi pertama berdiri di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengagh, mewadahi para pencari ilmu, kelak lahirnya calon intelek muda mengenyam pengetahuan. Cikal bakal berdirinya Universitas Alkhairaat, leader utama skaligus penggeraknya merupakan hasil ijtihad orisinil, membangun networking lintas sosial, dan kerja keras Alhabib Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie (Guru Tua).

Kini 57 tahun telah berlalu, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tertua di kawasan garis edar khatulistiwa ini berevoluisi secara dinamis, mengembangkan 7 Fakultas, melahirkan alumni berbilangan ratusan bahkan ribuan setiap tahunnya dari berbagai cabang dan disiplin ilmu.Pengembangann Lembaga dan peningkatan Sumber Daya Manusia yang setiap tahun bergulir merupakan upaya yang diemban, merawat dan menjalankan amanah agar tak tereduksi oleh zaman. Mencerdaskan ummat merupakan tanggung jawab yang diserahi oleh Pemerintah kepada lembaga pendidikan ini dalam bidang pendidikan, dan pengabidan masyarakat.

Dalam bidang pengabdian, Universitas Alkhairaat telah melahirkan ribuan Alumnus yang saat ini tersebar diselurh pelosok nusantara, mengabdikan diri sebagai lecturer (Guru Besar/ilmuan) pada perguruan tinggi berlabel nasional dan ternama di negere ini, sebut saja mendiang Prof. Dr. Hj. Huzaema Tahido Yanggo, MA merupakan satu dari sekian banyak alumni Universitas Alkhairaat yang banyak memberikan pengaruh keilmuan yang bersinggungan dengan Fiqhi Perbankan dan Ekonomi Syariah, bahkan dimasa hidupnya, telah menghabiskan waktu selain sebagai akademisi juga sebagai Dewan Pengawas Kantor Pusat Bank Niaga Syariah dan Bank Mandiri. Penerima Nominasi Satyalanaca Karya Satya 30 Tahun (Medali Emas) dari Pemrintah Pusat.

Alumni lain yang terbilang gemilang dan meberi citra baik almamater adalah Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Ag Ketua Umum IKA Unisa Periode Pertama, perna menjabat sebagai Rektor salah satu PTN di Sulteng. Karya dan bhakti beliau pada alamaternya tak ternilai dan menjadi spirit edukasi tinggi bagi alumni yang saat ini berjibaku dan mengejar orientasi hidup yang masih dalam upaya proses perwujudan meraih sukses.

Kilasan balik kiprah personal alumni lintas generasi menembus batas antar negara, tersingkap sejauh yang dapat diindera merupakan realitas sekaligus sebagai penegasan bahwa betapa Alumni Universitas Alkhairaat mampu mewujudkan sekelumit ekspektasi Pendiri Alkhairaat Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie (Guru Tua) dalam membumikan ilmu pengetahuan, sains dan teknologi. Peran serta mengisi ruang public berskala nasional bahkan mendunia, tidak semata-mata berkutat, ahli dalam mengotak-atik dan menguliti bait-bait “kitab tak bersakal”, seperti asumsi personal yang selama ini gemar membuat mitos sebagai pijakan pemebenaran, yang justeru meracuni, dan merusak alam pikir millennial generation.

Kiprah dan prestasi yang ditorehkan oleh alumni terdahulu adalah warisan yang kini tercatat dalam lembar historical of nations state. Semua yang telah diabadikan adalah step dan etape panjang pengabdian alumni dilalui oleh mereka sebagai generasi awal yang tentu saja penuh tantangan, perasan keringat, air mata bahkan mungkin darah .

Pada Tanggal 26 Februari 2022 mendatang, Ikatan Alumni Universitas Alkhairaat Palu akan menggelar forum periodic musyawarah mufakat memilih pengurus Masa Khidmat 2022-2026. Ikatan Alumni Universitas Alkhairaat sejak berdiri pada era 1990-an meiliki legalitas dan diakui eksistensi kelembagaannya. Meskipun aspek usia terbilang millennial generation tetapi kiprah dan geliatnya harus mampu terukur dan dapat memebri manfaat untuk alamater, tidak berakhir pada euforia suksesi memilih Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal IKA Unisa, bertahta tanpa pengabdian yang diabadikan.
Pesan moral dan nasihat agung Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie yang tercatat dalam bait-bait Syair merupakan representasi dialectis yang patut menjadi nilai dan norma pergerakan yang tertancap membekas dalam benak bagi seluruh alumni, wabilkhusus untuk mereka yang ingin memposisikan diri sebagai the nex candidate Ketua Umum Ikaatan Alumni Unisa. *Selamat Bermusyawarah*

*Penulis adalah Pengurus PW. HPA Sulawesi Tengah/Pengurus PC. Peradi Kota Palu