PARIMO – Suasana rapat paripurna pembahasan LKPJ 2025 DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendadak memanas. Politisi PKB, Chandra Setiawan, memilih walk out dari ruang sidang usai melontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah dan internal DPRD.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Parimo, Alfred Tonggiroh, itu berubah tegang saat Chandra menyampaikan dua persoalan yang dinilainya krusial namun belum mendapat perhatian serius.

Sorotan pertama diarahkan pada minimnya penghargaan terhadap para tokoh pejuang pemekaran Kabupaten Parimo. Menjelang peringatan HUT daerah pada 10 April, ia menilai pemerintah daerah terkesan abai terhadap jasa para tokoh pendiri daerah.

“Di usia Parigi Moutong yang kurang lebih 24 tahun, kita belum pernah secara khusus memberikan penghargaan kepada para pejuang pemekaran. Ini harus menjadi perhatian serius,” ungkapnya saat Paripurna, Selasa (7/4).

Chandra mengusulkan agar sekitar 26 tokoh pemekaran diundang secara khusus pada peringatan HUT, lengkap dengan tempat duduk kehormatan serta penghargaan resmi sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.

Namun, kritik paling tajam justru diarahkan ke internal DPRD sendiri. Ia menilai lembaga legislatif mulai kehilangan kekuatan dan wibawa akibat sikap sebagian anggota yang melemahkan keputusan paripurna.

“Kami prihatin, keputusan paripurna yang seharusnya menjadi rujukan tertinggi justru didiskreditkan oleh kita sendiri. Ini tanda DPRD mulai melemah dan berbahaya bagi marwah lembaga,” ujarnya.

Ia pun mendesak agar segera digelar rapat internal yang melibatkan seluruh 40 anggota DPRD, atau minimal rapat pimpinan bersama ketua komisi dan alat kelengkapan dewan, guna membenahi persoalan yang dinilai dapat merusak soliditas lembaga.

Namun, tanpa menunggu respons lebih lanjut dari forum, Chandra mengambil langkah tegas. Ia menyatakan walk out sebagai bentuk sikap protes terhadap kondisi yang terjadi.

“Saya mohon izin, untuk paripurna kali ini saya melakukan walk out. Saya akan menunggu sampai dilaksanakannya rapat pimpinan setelah agenda ini selesai,” ucapnya lalu meninggalkan ruang sidang.