Amankan Perkelahian, Anggota Polisi Dikeroyok

oleh -0 Kali Dilihat

POSO – Aparat Kepolisian Resort Poso, Sulawesi Tengah masih terus melakukan pengejaran terhadap belasan pemuda yang diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap Kepala Polisi Masyarakat bernama Brigadir Halaka di Desa Malei, Kecamatan Lage.

Pengeroyokan  terhadap Brigadir Halaka menyebabkan luka lebam pada bagian punggung dan kepala. Selain itu, belasan pemuda yang diduga mabuk minuman keras, ini juga ikut merusak sepeda motor Dinas milik Kapolmas.

Berdasarkan data yang dihimpun MAL dari Kepolisian Sektor Lage, kronoligis pengeroyokan terjadi pada  Senin (14/8) malam sekitar pukul 21.40 wita bertempat di lorong SMPN 2 Dusun 04 Desa Malei, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso.

Sebelum kejadian Bripka Halaka, selaku Kapolmas Malei  menerima laporan dari Kepala Dusun 04 Desa Malei Lage, bahwa ada keributan yang dilakukan sekelompok anak muda  di Lorong SMPN 2 Malei .

Mendengar laporan tersebut Bripka Halaka bersama dengan Kepala Dusun 03 dengan menggunakan kendaraan dinas langsung menuju ke TKP dan menemukan sekelompok pemuda Dusun 01, yang pada saat itu sedang berkumpul. Kemudian Bripka Halaka langsung memerintahkan untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

Namun himbauan tidak di hiraukan dan sekelompok anak muda yang diperkirakan lebih dari 10 orang tersebut, langsung menyerang dengan meninju dan memukul kepala Bripka Halaka menggunakan kayu.

Kapolsek Lage Iptu Albert J.Rumapar yang ikut dikonfirmasi di ruangannya pada Selasa (15/8) membenarkan adanya aksi pengeroyokan terhadap Bripka Halaka oleh sekelompok warga Pemuda asal Dusun 04, Desa Malei.

Menurutnya, meskipun tidak mengalami luka serius, namun kendaraan mengalami kerusakan berat pada bagian lampu depan pecah dan tangki.

“Situasinya sudah kondusif, seluruh personil yang ada sudah kami terjunkan ke-TKP untuk memburu para pelaku yang hingga kini belum  berhasil kami amankan,” ungkap Kapolsek Lage.

Dia menambahkan, untuk mengantisipasi agar aksi perkelahian sesama pemuda  dusun Malei tersebut tidak meluas, jajaran kepolisian Resort Poso yang dipimpin langsung oleh wakapolres Kompol Gede Suara yang didampingi Kabag OPS Akp. Anton Muhammad, Kasat Rekrim Akp Holmes Saragi dan Kapolsek  langsung menggelar pertemuan. Pertemuan  yang digelar dibalai desa antara tokoh masyarakat, aparat desa setempat, para orang tua kedua belah pihak serta beberapa warga Desa Malei.

Pihak Polres Poso mengakui, identitas para pelaku pengeroyokan sebagian telah dikantongi berdasarkan keterangan dan kesaksian dari beberapa warga yang telah diperiksa. Diharapkan para pelaku pengeroyokan yang  masih buron dan bersembunyi agar secepatnya menyerahkan diri kepada Polisi, demi mempertanggungjawabkan perbuatannya. (MANSUR )