Abnaulkhairaat Peduli pada Santri Alkhairaat Wosu

oleh -

PALU – Pondok Pesantren sejatinya adalah lembaga pendidikan umat, dibangun umat, oleh umat dan untuk umat. Dimana pun itu, salah satunya di Pondok Pesantren Alkhairaat Wosu, Bungku Barat, Morowali.

Warga di Morowali yang mayoritas Alkhairaat menunjukkan kepeduliaannya untuk Ponpes tersebut. Terbukti pada Ramadhan kemarin, pemasukan Pondok Pesantren dari donasi warga hampir mencapai 100 juta.

“Alhamdulillah, waktu Ramadhan kemarin, dari amplop yang kita bagikan ke masjid-masjid, akhirnya kas kita dapat sekitar 90 juta-an sekarang ini,” kata Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Affan Mansur, Rabu kemarin.

Ponpes membagikan amplop tersebut kepada masjid yang diisi oleh mubaliqh dari santri Alkhairaat, pada saat Safari Ramadhan.

Menurutnya, warga tentu perlu bukti bahwa Ponpes Alkhairaat ini benar-benar memiliki santri yang unggul. Salah satu keunggulan itu, ditunjukkan oleh para santri lewat kepandaian berceramah.

Oleh karena itu, masyarakat Bungku Barat mempercayakan infaq kepada Alkhairaat. Bahkan ada masjid, di mana pengurusnya membagikan amplop tambahan untuk pondok pesantren.

Rencananya, infaq dari warga itu diperuntukan untuk membuka usaha di Pondok Pesantren. “Kita punya rencana bikn foto copy, supaya anak-anak tidak capek-capek keluar lagi. Selain itu juga kita akan buka usaha air isi ulang,” imbuhnya.

Dari dana itupula, Ponpes ini dapat membawa perwakilannya ke Kota Palu untuk memeriahkan Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri dan Pekan Silaturahmi Alkhairaat Nasional (Pesan) ke-II.

“Untuk lomba di Pesan, kami mengikuti semua cabang lomba dari MTs sampai Aliyah,” ujar  Affan.

Dia mengatakan, pada tahun ini, mereka datang berombongan sekitar 30 orang.

Dengan kepedulian warga Alkhairaat dibantu pula oleh pemerintah setempat, kini jumlah santri Ponpes ini kata Affan sekitar 300-an orang. Setiap tahun ajaran baru, juga selalu dibanjiri para pendaftar. (NANANG)