PALU – Tim dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu mengunjungi beberapa  Madrasah Aliyah (MA), guna memonitoring kegiatan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Berbasis Komputer (BK) yang memasuki hari terakhir, Rabu (11/03) dua hari lalu.

Monitoring dipimpin Kepala Kantor Kemenag Palu, Ma’sum Rumi bersama Kasubbag Tata Usaha (KTU) Irsan, dan Kasi Pendis Nurlaili.

“Ada lima MA yang kami kunjungi, yakni MA DDI Palu, MA Alkhairaat Pusat Palu, MA Muhammadiyah Palu, MAN 1 Palu, dan MA Daarul Iman yang turut melaksanaan UAMBN BK di Lab Komputer MAN 1 Palu,” ujar Ma’sum, Kamis (12/03).

Ma’sum mengatakan, monitoring tersebut bertujuan memantau situasi dan kondisi kegiatan ujian.

Dari hasil monitoring tersebut, kata dia, tercatat sebanyak 394 siswa-siswi yang mengikuti UAMBN BK hingga hari ketiga.

“Di antara madarsah swasta yang mengikuti UAMBN BK, masih ada yang kekurangan sarana prasarana penunjang. Harapan saya, ke depannya bisa terpenuhi,” ucapnya.

Mantan Kepala Kemenag Kabupten Tolitoli itu memberi apresiasi kinerja panitia yang terlibat dalam pelaksanaan UAMBN BK tahun ini.

“Saya berharap, dengan lancarnya pelaksanaan ujian ini bisa membuat siswa mengeluarkan kemampuannya secara maksimal dan memperoleh hasil yang terbaik,” tambahnya.

Menurutnya, secara keseluruhan ada 832 siswa dari  11 MA di Kota Palu yang melaksanakan UAMBN-BK tahun ini.

“Dalam satu hari, ujian terbagi menjadi dua hingga tiga sesi, bergantung kepada jumlah peserta ujian. Tiap sesi berlangsung selama 90 menit. Mata pelajaran yang diujikan yakni, Al Qur’an Hadist, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI),” tandasnya. (YAMIN)