MAL – Lionel Messi menutup karier internasionalnya bersama Timnas Argentina dengan kemenangan 3-0 atas Benin dalam laga persahabatan di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada 6 Oktober 2026. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo memberikan penghormatan kepada rival lamanya tersebut, sementara dirinya masih menghadapi polemik dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus.

Messi mencetak satu gol melalui tendangan penalti dan menyumbangkan dua assist dalam pertandingan yang disaksikan lebih dari 85.000 penonton. Laga tersebut menjadi penampilan terakhirnya bersama Argentina setelah 21 tahun membela tim nasional.

Messi mengakhiri karier internasional dengan catatan 208 penampilan dan 126 gol untuk Argentina. Ia juga turut mengantarkan negaranya meraih gelar Piala Dunia 2022 serta Copa America 2021 dan 2024.

Seusai pertandingan, Messi menyampaikan pidato emosional di hadapan para pendukung yang memadati stadion. Momen perpisahan tersebut menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina.

Cristiano Ronaldo menyampaikan penghormatan kepada Messi melalui Instagram. Pemain Portugal berusia 41 tahun itu mengakui pencapaian rivalnya yang telah bertahun-tahun membela Argentina.

“Leo, begitu banyak tahun membela negaramu dan sebuah sejarah yang akan bertahan selamanya. Saya sangat menghormati semua yang telah kamu capai bersama Argentina,” tulis Ronaldo.

Pesan tersebut menunjukkan penghormatan pribadi Ronaldo kepada Messi, meskipun keduanya selama bertahun-tahun kerap dibandingkan sebagai dua pemain terbesar dalam sepak bola modern.

Sementara Messi mengakhiri perjalanan internasionalnya dengan perpisahan yang meriah, masa depan Ronaldo bersama Timnas Portugal masih terbuka. Namun, situasinya diwarnai ketegangan dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus.

Ronaldo dikabarkan menyampaikan kritik melalui unggahan Instagram yang panjangnya hampir 2.000 kata. Dalam pernyataan tersebut, ia menuduh Jesus dua kali mengingkari janji dan menyebut tindakan sang pelatih sebagai “pelanggaran kepercayaan mutlak”.

Ronaldo masih membuka kemungkinan untuk kembali memperkuat Portugal. Dengan demikian, kelanjutan karier internasionalnya belum berakhir secara pasti, berbeda dengan keputusan Messi yang telah menutup perjalanannya bersama Argentina.

Di tengah perayaan perpisahan Messi, pertandingan melawan Benin juga menyisakan kekecewaan bagi tim tamu. Sejumlah pemain Benin memprotes karena tidak diizinkan berfoto bersama Messi maupun bertukar jersey dengan pemain Argentina setelah pertandingan.

Pemain Benin dilaporkan menunggu lebih dari 30 menit di lorong ruang ganti sebelum pihak keamanan meminta mereka meninggalkan area tersebut. Mereka berharap dapat membawa pulang jersey atau berfoto bersama pemain Argentina sebagai kenang-kenangan dari pertandingan tersebut.

“Kami ingin bertukar jersey, tapi kami tidak mendapatkan itu,” ujar salah seorang pemain Benin yang identitasnya tidak disebutkan dalam informasi yang tersedia.

Pemain tersebut juga mengeluhkan tindakan petugas keamanan yang menghalangi mereka mendekati lorong menuju ruang ganti Argentina.

Hingga informasi yang tersedia diperbarui, belum ada tanggapan resmi dari Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengenai keluhan tersebut.

Perbedaan situasi Messi dan Ronaldo memperlihatkan dua cerita berbeda di penghujung perjalanan internasional mereka. Messi menerima penghormatan di hadapan puluhan ribu pendukung setelah menutup kariernya bersama Argentina, sedangkan Ronaldo masih menghadapi persoalan dengan pelatih Portugal dan belum memastikan akhir kiprahnya di tim nasional.