PALU, MAL – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu sukses menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perempuan melalui Public Speaking Tahun 2026 pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan komunikasi dan peran aktif perempuan di lingkungan keluarga, masyarakat, serta berbagai bidang pembangunan daerah.
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perempuan melalui Public Speaking ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Palu untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi perempuan, khususnya dalam kemampuan berkomunikasi di depan publik.
Kemampuan public speaking menjadi keterampilan penting yang mendukung perempuan untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan, berkomunikasi secara efektif, serta mengambil peran aktif dalam berbagai aspek kehidupan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kota Palu, Bunda Hj. Diah Puspita serta sejumlah narasumber, fasilitator, dan peserta pelatihan peningkatan kapasitas perempuan.
“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, Peningkatan kapasitas perempuan harus terus kita dorong,” kata Kepala Dinas P2KB Kota Palu dr Royke Abraham.
dr Royke Abraham menjelaskan, kemampuan berbicara di depan umum bukan sekadar menyampaikan kata-kata dengan baik, tetapi juga membangun kepercayaan, memengaruhi secara positif, dan menginspirasi orang lain.
Royke berharap agar perempuan Kota Palu memiliki keberanian untuk tampil menyampaikan gagasan, serta mengambil bagian dalam setiap proses pembangunan.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kapasitas perempuan Kota Palu, sehingga mampu menjadi perempuan yang mandiri, percaya diri, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tutupnya. ***
