PALU, MAL – Universitas Tadulako (Untad) resmi menyesuaikan jadwal pelaksanaan wisuda yang semula direncanakan berlangsung pada Juni 2026 menjadi Agustus 2026.

Keputusan tersebut diambil sebagai langkah mengutamakan keselamatan seluruh peserta karena Gedung Auditorium Untad masih menjalani proses perbaikan pascaterdampak gempa.

Gedung Auditorium yang menjadi lokasi utama pelaksanaan wisuda hingga kini masih dalam tahap renovasi, terutama pada bagian plafon. Kondisi tersebut membuat gedung belum dapat digunakan untuk kegiatan yang melibatkan ribuan wisudawan beserta keluarga dan tamu undangan.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Untad, Sutriyani, mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan semata-mata demi menjamin keamanan seluruh peserta.

“Penundaan wisuda dilakukan karena gedung masih dalam proses perbaikan. Akan berbahaya jika dipaksakan digunakan,” ujar Sutriani, di Palu, Senin (13/7).

Menurut Sutriyani, pekerjaan yang sedang berlangsung difokuskan pada perbaikan plafon Gedung Auditorium sehingga membutuhkan waktu hingga seluruh proses selesai sesuai standar keselamatan.

“Perbaikan yang sedang dilakukan berfokus pada bagian plafon gedung sehingga membutuhkan waktu. Apabila kegiatan tetap dilaksanakan saat proses perbaikan berlangsung, tentu berpotensi membahayakan karena gedung akan menampung masyarakat dalam jumlah yang sangat besar,” jelasnya.

Ia menegaskan, keputusan menggeser jadwal wisuda diambil setelah melalui berbagai pertimbangan dengan mengedepankan aspek keselamatan sivitas akademika, calon wisudawan, orang tua, serta tamu undangan.

Saat ini Untad terus memantau progres perbaikan Gedung Auditorium dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses renovasi dapat diselesaikan sesuai standar keamanan.

“Informasi mengenai jadwal pasti pelaksanaan wisuda akan disampaikan kepada seluruh calon wisudawan setelah pekerjaan rampung dan gedung dinyatakan layak digunakan,” katanya.

Untad berharap seluruh sivitas akademika, calon wisudawan, orang tua, dan masyarakat dapat memahami bahwa penyesuaian jadwal ini merupakan langkah preventif untuk memastikan prosesi wisuda dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan khidmat.

“Universitas juga berkomitmen menghadirkan pelaksanaan wisuda yang tidak hanya berjalan lancar, tetapi memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan keluarga yang hadir,” tandas Sutriani. *