PALU, MAL – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah menunjukkan komitmennya dalam BPBD Sulteng Tanggap Gempa Palu dengan merespons cepat gempa bumi berkekuatan 6,7 Skala Richter yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada Selasa (16/6), dengan mendirikan tenda darurat dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Sebagai langkah penanganan darurat pascagempa, BPBD Sulteng segera mendirikan tenda-tenda pengungsian di lingkungan rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi pasien dan keluarga pasien yang merasa khawatir berada di dalam gedung pascagempa. Respons cepat ini merupakan bagian dari upaya BPBD Sulteng Tanggap Gempa Palu untuk memastikan keamanan warga.

“Untuk di Rumah Sakit Undata kami mendirikan dua set tenda panjang, sementara di Rumah Sakit Madani kami mendirikan tiga tenda keluarga bagi pasien yang tidak ingin dirawat di dalam ruangan,” kata Budianto, Kepala BPBD Sulteng, Selasa malam (16/6).

Tidak hanya berfokus di Kota Palu, BPBD Sulteng Tanggap Gempa Palu juga memperluas jangkauan bantuannya dengan menyalurkan logistik ke masyarakat terdampak di Desa Kamarora, Kabupaten Sigi. Bantuan kebutuhan dasar yang diserahkan meliputi 1.880 paket sembako, lima lembar terpal, sembilan dus mi instan, sembilan rak telur, serta 12 dus air mineral. Ini menunjukkan komitmen menyeluruh BPBD.

Guna memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran, BPBD Sulteng Tanggap Gempa Palu terus melakukan koordinasi intensif dengan BPBD kabupaten dan kota yang terdampak gempa. Sebagai bagian dari upaya tanggap darurat, peralatan penerangan berupa lampu juga dikirimkan, serta alat berat disiagakan di Kabupaten Sigi untuk mendukung penanganan dampak bencana dan membantu kebutuhan masyarakat di lapangan.

Langkah cepat yang dilakukan BPBD Sulteng Tanggap Gempa Palu ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat pemulihan kondisi pascagempa yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah. Hingga Selasa malam, petugas gabungan masih terus melakukan pemantauan dan asesmen di sejumlah lokasi terdampak guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.