PALU – Nilai transaksi dari Program PasarKitaSemua yang digulirkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bisa mencapai Rp45 miliar.

Kabid Ekonomi Kreatif (Boemkraf) DPW PKS Sulteng, Ardiana, mengatakan, berdasarkan hasil rapat online, diputuskan target kepesertaan, yakni 60 kota/kabupaten se-Indonesia.

“Faktanya, yang daftar hingga dilaksanakannya rapat, telah mencapai 90 kota dan kabupaten,” kata Ardiana, Kamis (23/04).

Lanjut dia, dari jumlah ini, dengan asumsi 1 DPD ada 10 DPC dengan binaan 50 UMKM, maka ada sekitar 500 UMKM per DPD.

“Kepesertaan DPD sampai hari ini mencapai 90 DPD. Jika dikalikan dengan 500 UMKM per DPD, maka akan ada 45.000 UMKM yang bargabung dalam program PaKis secara Nasional. Jika diasumsikan masing-masing UMKM transaksinya satu juta saja, dikalikan 45.000 UMKM akan ada transaksi sekitar Rp45 miliar,” katanya.

Olehnya, menurut Ayu, sapaan akrabnya, akan dimaksimalkan penjaringan UMKM untuk bergabung di PaKis skala Provinsi.

“Secara umum tentu keuntungan bisa menjangkau lebih luas dan dapat mengikuti fitur layanan PaKiS. Sesuai Juklak dan Juknis, ada tiga, yakni jualan seperti pada umumnya, ⁠membuka kemitraan usaha, seperti reseller atau franchising by system,” sebutnya.

Terakhir, katanya, ⁠edukasi dan training serta scale up performa usaha, seperti; sertifikasi halal, konsultasi manajemen keuangan produksi atau bisnis, konsul branding, packaging dan lainnya.

“Fitur ini akan disiapkan kemudian secara berproses. Keuntungan lainnya ketika join dalam program PaKiS, tentu saja potensial mendapatkan apresiasi bagi yang berperforma terbaik, atau di link-kan dengan para pejabat publik,” tandasnya. ***