MANADO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Utara (Sulut), membahas peluang menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional XXIII dalam pertemuan resmi yang digelar di Kantor KONI Sulut, Sabtu (21/2).
Pertemuan tersebut mempertemukan Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq dengan Ketua Umum KONI Sulut, Jerry Waleleng.
Agenda utama diskusi meliputi penguatan komunikasi antardaerah, sinkronisasi kebijakan olahraga, serta konsolidasi dukungan menuju PON 2032.
Fathur Razaq menegaskan komitmen KONI Sulteng membangun sinergi regional di kawasan timur Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat kesiapan penyelenggaraan event olahraga nasional berskala besar.
“Sinergi ini akan memperkuat kesiapan organisasi, sumber daya manusia, serta dukungan pemerintah daerah menuju PON 2032,” ujarnya.
Sementara itu, Jerry Waleleng memaparkan perkembangan pembinaan olahraga dan kesiapan infrastruktur di Sulut.
Ia menegaskan komitmen daerahnya untuk menjadi tuan rumah PON 2032 dan menyebut komunikasi awal dengan Sulawesi Tengah telah berjalan sebagai bagian dari penjajakan dukungan regional.
Kedua pihak secara terbuka membahas skema tuan rumah bersama antara Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Kolaborasi dinilai dapat menjadi kekuatan dari sisi infrastruktur, dukungan pemerintah daerah, hingga kapasitas penyelenggaraan.
KONI Sulut juga mendorong Pemerintah Provinsi Sulteng segera menyampaikan surat resmi sebagai bentuk keseriusan kerja sama.
Selain agenda PON 2032, pertemuan turut menyinggung kesiapan Sulut sebagai tuan rumah PON Beladiri yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Ajang tersebut dipandang sebagai momentum pembuktian kapasitas daerah dalam menggelar event nasional.
Pertemuan dihadiri jajaran pengurus KONI dari kedua provinsi. Dari Sulteng hadir Ketua Harian Moh. Ifan Taufan, Direktur Eksekutif Muhammad Warsita, Kepala Bidang Administrasi Hendra Iskandar, Kepala Bidang Media dan Kreatif Rachmat Caisaria, serta staf. Sementara dari Sulut hadir Sekretaris Umum Asripan Nani dan jajaran pengurus terkait.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat memperkuat komunikasi, menyelaraskan langkah strategis, dan membangun kolaborasi terukur sesuai regulasi sebagai fondasi peluang tuan rumah bersama PON XXIII 2032. *



