MOROWALI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Morowali meluncurkan penyerahan bantuan rumah layak huni kepada para penerima manfaat yang berlokasi di Kompleks KTM Desa Bahomoleo, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Kamis (5/2).
Program rumah layak huni ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Morowali dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Perumahan Kabupaten Morowali, yang ditujukan bagi warga kurang mampu (mustahik) yang telah lama berdomisili di Kabupaten Morowali.
Launching penyerahan rumah layak huni tersebut dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekab) Morowali Yusman Mahbub, Staf Ahli Bupati Morowali, Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Morowali, pimpinan dan anggota BAZNAS Kabupaten Morowali, para penerima manfaat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekab Morowali Yusman Mahbub mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Perumahan dan BAZNAS Kabupaten Morowali dalam merealisasikan program rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.
“Saya atas nama Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi program ini karena merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan serta menyediakan tempat tinggal yang sehat dan aman dari gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Yusman menambahkan, pada tahun 2026 jumlah pembangunan rumah layak huni akan ditingkatkan. Jika pada tahap awal dibangun lima unit, ke depan akan ditambah menjadi sepuluh unit rumah yang akan diserahkan kepada penerima manfaat pada tahun 2027.
“Dengan PAD Kabupaten Morowali yang saat ini cukup besar, kami optimistis target pembangunan 10 unit rumah layak huni tersebut dapat tercapai,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala BAZNAS Kabupaten Morowali, Abd. Razak, menjelaskan bahwa program bantuan rumah layak huni diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya kategori miskin dan fakir miskin yang telah lama tinggal di Kabupaten Morowali namun belum memiliki rumah dan tanah sendiri.
“Penerima bantuan ini adalah warga miskin dan fakir miskin, misalnya mereka yang memiliki bangunan rumah tetapi berdiri di atas tanah milik orang lain. Kami akan melakukan pendataan secara teliti agar bantuan ini tepat sasaran,” kata Razak.
Ia menambahkan, dalam program ini BAZNAS Kabupaten Morowali berperan menyiapkan lahan perumahan, sedangkan Dinas Perumahan Kabupaten Morowali bertanggung jawab dalam pembangunan rumah layak huni.
“BAZNAS menyiapkan lahan perumahan, sementara Dinas Perumahan membangun rumah layak huni yang hari ini kami serahkan kepada para penerima manfaat,” jelasnya.
Razak juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan dalam bentuk tanah yang dilengkapi Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT) serta rumah yang telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan. Program ini didanai dari zakat, infak, dan sedekah para muzakki di Kabupaten Morowali yang dikelola oleh BAZNAS.
Salah satu penerima manfaat, Agustani, mengaku bersyukur atas bantuan rumah layak huni yang diterimanya karena sangat membantu masyarakat kurang mampu, khususnya pendatang yang telah lama tinggal di Morowali namun belum memiliki rumah akibat keterbatasan ekonomi.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Morowali dan BAZNAS Kabupaten Morowali. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami karena dengan kondisi ekonomi seperti ini, kami tidak mampu membeli tanah dan membangun rumah sendiri,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pengguntingan pita oleh Sekab Morowali sebagai tanda diluncurkannya secara resmi penyerahan rumah layak huni kepada para penerima manfaat. *

