PARIMO – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) membidik percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan dan pengelolaan potensi komoditas lokal secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke-V KADIN Parimo yang digelar di Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu (21/1).

Ketua KADIN Parimo, Faradiba Zaenong, menegaskan bahwa akselerasi ekonomi daerah hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun resiliensi ekonomi berbasis komoditas lokal.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam membuka ruang kebijakan serta menciptakan iklim usaha yang kondusif, sementara dunia usaha bertindak sebagai motor penggerak ekonomi di lapangan.

“Jika pemerintah dan dunia usaha bergerak searah, Parigi Moutong tidak hanya mampu bertahan menghadapi guncangan ekonomi, tetapi juga berpeluang tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan,” ujar Faradiba.

Faradiba menilai tema Muskab ke-V KADIN Parimo, Akselerasi Berkelanjutan untuk Membangun Resiliensi Ekonomi Berbasis Komoditas Lokal, mencerminkan kebutuhan nyata daerah dalam merespons dinamika dan tantangan ekonomi global.

Ia menyebutkan, Parigi Moutong memiliki beragam komoditas unggulan seperti durian, kakao, perikanan, kelapa, serta produk agro lainnya yang perlu dikelola secara modern, terstruktur, dan berorientasi pasar agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, lanjut Faradiba, KADIN Parimo telah mendorong percepatan pembangunan ekonomi melalui kerja kolaboratif berbasis data, penguatan jejaring investasi, serta pembukaan akses pasar hingga ke luar daerah dan luar negeri.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pengenalan komoditas lokal.

Pada kesempatan itu, Faradiba turut mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui tagline Gerbang Desa, Membangun Kemandirian Lewat Desa.

Menurutnya, pendekatan pembangunan dari desa sejalan dengan semangat penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Kemandirian ekonomi sejatinya tumbuh dari desa, dari komoditas lokal, dan dari kekuatan masyarakat itu sendiri. Kebijakan ini menjadi fondasi penting dalam membangun resiliensi ekonomi daerah,” katanya.

Ia berharap sinergi antara KADIN dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dapat terus diperkuat, sehingga berbagai program percepatan ekonomi yang dijalankan mampu mendukung terwujudnya Parimo yang tangguh, kompetitif, dan sejahtera.