Tak Berkumpul dengan Orang Shaleh adalah Musibah

oleh
Zikir Akbar di Pantai Talise Palu, Senin (31/12) ba’da Magrib. FOTO: MAL/IKRAM

PALU- Ribuan kaum muslimin mengikuti Zikir Akbar, di Anjungan Pantai Talise, Kelurahan, Besusu Timur, Kecamatan Palu Timur, Senin (31/12) ba’da Magrib.

Zikir dipimpin, Ketua Majelis dzikir Nurulkhairaat, Habib Saleh Abu Bakar Al- Idrus. Turut hadir, Pimpinan Majelis Zikir Nurul Khairaat Sigi, Djamaludin L Nusu, Habib Agiel menantu Habib Saleh.

Zikir dimulai dengan pembaca’an Ratib Al- Hadad do’a untuk saudara saudara telah wafat, terkena bencana. Usai zikir, dilanjut renungan oleh Habib, Syaid Ahmad dan Habib Syaid Husen anak Habib Saleh.

Sementara itu Habib Agiel dalam taushiyahnya mengatakan, rezki terbesar adalah rezki al-huda (hidayah), rezki kedua al-ilmu (Ilmu), rezki ketiga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, rezki keempat menjadi kekasih Allah SWT, rezki kelima di surga kumpul bersama Rasul Muhamad SAW.

“Azab terbesar adalah tidak mau kumpul bersama orang-orang saleh. Sedangkan, gempa, tsunami dan lainya hanyalah ujian sebagai I’tibar (pelajaran).

Sedangkan Habib Saleh meminta para jamaah agar mulai meninggalkan petasan, kembang api, karena bukan budaya umat Islam. Selain itu mulai meninggalkan musik- musik, tidak bermanfaat, lebih baik diganti dengan sholawat.

Habib menyampaikan, akan terus rutin mengadakan zikir di anjungan Pantai Talise, guna mendorong kawasan tersebut sebagai wisata religi, dan menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat perayaan hari besar umat Islam

Habib Saleh Abu Bakar Al- Idrus, mengundang para jamah muslimin untuk menghadiri zikir akbar di Masjid Al- Ijtihad di Kecamatan Tatanga pada Rabu (2/1) besok.

Dalam kesempatan zikir tersebut, juga dilakukan penggalangan sedekah untuk disalurkan kepada lebih membutuhkan. Dana yang terkumpul pun  sebanyak Rp16 juta. (IKRAM)