PMII Sulteng Aksi Tolak Khilafah

oleh
Puluhan aktivis PMII Sulteng menggelar aksi damai Tolak Khilafah di Bundaran Hasanuddin Palu, Sabtu (10/6). (MAL/Apriawan)

PALU – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kota Palu kembali turun ke jalan menyuarakan penolakan mereka atas wacana penerapan Khilafah di Indonesia.

Aksi damai Tolak Khilafah digelar di Bundaran Hasanuddin Kota Palu, Sabtu sore (10/5), hingga menjelang buka puasa.

Koordinator aksi, Muhammad Taslim, dalam orasinya mengungkapkan bahwa PMII.yang lahir dari rahim Nahdatul Ulama dengan tegas menolak sistim Khilafah karena diyakini akan menimbulkan perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut dia, Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan dasar Pancasila sudah final dan telah teruji mampu merawat keutuhan bangsa Indonesia hingga saat ini.

Ia menambahkan sistim Khilafah juga telah ditolak di negara-negara Islam, termasuk di negara lahirnya organisasi Hizbut Tahrir yang memperjuang Khilafah.

Lebih lanjut dikatakan, para tokoh Islam yang terlibat dalam penyusunan Negara Indonesia merdeka menerima Pancasila sebagai dasar negara karena merwka sadar bahwa Indonesia merdeka diperjuangkan oleh seluruh rakyat Indonesia yang plural.

“Menjaga Pancasila berarti kita menjaga amanah ulama yang telah terlibat penyusunan negara Indonesia merdeka,” katanya.

Aksi kader PMII Sulteng ini juga ditandai dengana penandatanganan petisi Tolak Khilafah. (Apriawan)