KPU Sulteng Helat Konser Musik Pemilih Berdaulat

oleh

PALU – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Tengah menghelat konser musik pemilih berdaulat dilaksanakan pada Sabtu, 13 April 2019 jam 19.00 s/d selesai di halaman Caffe Tanaris.

“Mobilisasi massa peserta diharapkan mencapai 1000 orang terutama para pemilih Milenial kegiatan konser musik dihibur oleh Marcelo Tahitoe, Artis yang banyak digandrungi oleh para milenial di Indonesia,” kata Komisioner KPU Sulteng, Sahran Raden dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/04).

Menurut Sahran, kegiatan konser Musik ini adalah satu kegiatan untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilu kepada masyarakat umumnya dan kalangan milenial khususnya.

Musik adalah salah satu media yang digunakan KPU Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendekati kaum milenial, karena umumnya generasi milenial sangat menyukai musik.

Lanjut Sahran, kegiatan itu mengambil tema “Pemilih Berdaulat Negara Kuat, Pilih Yang Jujur” mengandung makna bahwa ini menggambarkan visi yang ingin dicapai oleh KPU Provinsi Sulawesi Tengah dalam sosialisasi dan pendidikan pemilu.

Kedaulatan sesungguhnya berada di tangan rakyat, rakyat yang menjadi pemilih dalam pemilu. Pemilih berdaulat akan tau hak, kewajiban dan tanggungjawabnya sebagai pemilih.

Kegiatan konser musik sebagai kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik yang di kemas dengan konser musik, dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih pada pemilu 2019.

Dengan sosialisasi secara masif menjelang hari pemungutan suara masyarakat dapat mengenal dan mengetahui informasi kepemiluan di tahun 2019.

Saat ini rating survey beberapa lembaga survey terkait pengetahuan masyarakat meningkat. yang sebelumnya hanya 40 % masyarakat mengetahui Informasi kepemiluan dibandingkan saat ini sdh mencapai 90 % masyarakat Indonesia mengetahui informasi kepemiluan termasuk tata cara mencoblos di TPS.

“Saat ini yang kita hadapi adalah bertubitubinya serangan Hoaks kepada KPU yang mengakibatkan terjadinya pendelegitimasian kepercayaan KPU di masyarakat dalam pelaksanaan teknis pemilu,” kata Sahran. (RIFAY)