Koalisi Palu Milenial Buka Diri untuk Calon Pemimpin Potensial

oleh
Jalannya deklarasi Koalisi Palu Milenial untuk Kota Palu yang Wow di salah satu kafe di Jalan Juanda, Jumat (10/05) sore. (FOTO: IKRAM)

PALU – Koalisi Palu Milenial menggelar deklarasi untuk Kota Palu yang Wow di salah satu kafe di Jalan Juanda, Jumat (10/05) sore.

Direktur Eksekutif Koalisi Palu Milenial, Husin Alwi, mengatakan, koalisi itu hadir untuk merangkul semua potensi-potensi yang selama ini tercerai. Koalisi itu sendiri dibentuk untuk merangkul generasi milenial yang ke depan bisa memimpin Kota Palu.

Untuk itu, kata dia, pihaknya akan memetakan dan membuat database konstituen dengan mengandeng konsultan  politik.

“Jadi siapapun nanti calon wali kota, Koalisi Palu Milenial akan membuka diri. Bila sejalan dengan visi misi untuk menjadikan Palu lebih baik, maka akan didukung sepenuhnya dengan segala instrumen dan perangkat yang ada,” ujarnya.

Biasanya, kata dia, kandidat lebih dulu disepakati, baru membentuk tim pemenangan dan sebagainya. Namun di Koalisi Palu Milenial, jelas dia, semua instrumen dan perangkat pendukung telah siap dan bila ada kandidat yang sejalan dengan gagasan koalisi, maka semua perangkat yang ada akan bekerja guna memenangkannya.

“Kita akan bekerja secara profesional dan terukur,” imbuhnya.

Dewan Pengarah Koalisi Palu Milenial, Rusdy Mastura, mengatakan, pihaknya ingin mendorong generasi milenial yang  berpotensi untuk maju berkompetensi.

“Kita menginginkan pemimpin ke depan yang memiliki arah pemikiran dan lompatan pandangan yang jauh ke depan dalam memberdayakan potensi sumber daya yang ada,” katanya.

Pemimpin yang dimaksud, kata dia, bukanlah yang hanya bisa berharap dari APBN dan APBD saja, namun tidak bisa melakukan langkah yang berani untuk berinovasi membangun.

“Jadi kita perlu pemimpin yang berani berpikir out of the box. Pemimpin seperti ini yang akan kita dorong untuk maju berkonstalasi,” katanya.

Tak hanya itu, kata dia, koalisi itu juga berdiri atas dasar fenomena politik transaksional yang nyata-nyata di depan mata saat ini. Fenomena itu, kata dia, meski diputus dengan mengusung calon pemimpin yang benar-benar memiliki potensi, bukan karena memiliki kemampuan finansial saja.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai upaya pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang baik, maka ke depan Sulteng harus melakukan pemekaran kabupaten.

“Sedikitnya 10 kabupaten lagi yang dibutuhkan agar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bisa merata,” imbuhnya.

Koalisi Palu Milenial itu sendiri terdiri dari para akademisi, praktisi, pemuda, komunitas dan lainnya.

Berikut susunan Koalisi Palu Milenial, Dewan Pengarah yang diketuai Rusdy Mastura, Sekretaris Andi Aril Patalau, Anggota H. Vera Rompas Mastura dan Direktur Eksekutif Husin Alwi serta beberapa struktur pendukung lainnya. (IKRAM/RIFAY)