DLH Dianggap Gagal

oleh
Wali Kota Palu, Hidayat saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan DP IPEMI Kota Palu, di aula Kantor BLK-PP Sulteng, Senin (15/07). (FOTO: MAL/HAMID)

PALU – Wali Kota Palu, Hidayat menantang Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia( IPEMI) Kota Palu untuk mengelola seluruh taman yang ada.

“Saya sangat mengapresiasi IPEMI ini karena program-programnya sangat sejalan dengan visi misi Kota Palu dalam hal pengembangan UKM, di mana salah satu program Pemkot yang terus berkembang di antaranya kelurahan inovasi unggul dan mandiri. Sayangnya sudah lambat, saya baru kenal dengan IPEMI di saat sudah berada dipenghujung jabatan saya,” ucap Hidayat saat kegiatan pelantikan dan pengukuhan DP IPEMI Kota Palu, di aula kantor Balai Latihan Kerja Peningkatan Produktivitas (BLK-PP) Sulteng, Senin (15/07).

Menurut Hidayat, salah satu hal yang dinilainya tidak maksimal adalah persoalan taman. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat yang memiliki tupoksi mengurus itu, dianggapnya telah gagal.

“Kalau IPEMI bersedia, mari kita duduk bersama membicarakan. Tidak usah melalui OPD lagi, saya langsung yang akan menghendelnya. Bila perlu saya langsung yang menjadi mentornya dan IPEMI yang pegang taman satu Kota Palu ini,” tegasnya.

Hidayat menambahkan, pengelolaan taman memang harus benar-benar serius, termasuk di dalamnya dalam hal pengawasan dan pemupukan tanaman agar bisa terpelihara dengan baik.

“Bingung saya melihat persoalan taman di Palu ini. Habis dibangun, dilepas begitu saja, tidak ada upaya pemeliharaan,” kesalnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua PD IPEMI Kota Palu, Wahyuningsih, menuturkan, perempuan, khususnya muslimah, selalu menarik untuk diperhatikan dan diperbincangkan, karena di kaki para muslimah yang sholehahlah surga itu diletakkan.

“Agar lebih sempurna, kaki ini perlu melangkah di jalan yang memberikan manfaat untuk banyak orang. Inilah yang mendasari kami bersatu dalam organisasi IPEMI,” ucapnya.

Pengusaha muda yang akrab disapa Ayu itu, mengatakan, sejak didirikannya organisasi ini empat tahun yang lalu di Jakarta, IPEMI terus berupaya meningkatkan komitmen pengusaha muslimah untuk terus berperan dalam pembangunan di segala bidang dan aspek kehidupan.

“Dalam organisasi IPEMI ini memiliki 11 bidang pengembangan. Mari bergandengan tangan bekerja cerdas dan ikhlas untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Palu,” katanya.

Olehnya itu, kata dia, kolaborasi yang baik antara ABG-C (Academic Businessman Government dan Community) merupakan modal kuat dalam membangun Kota Palu ke depan.

“Semoga kami dapat mengemban amanah dengan baik untuk mewujudkan visi misi organisasi guna mendukung terwujudnya visi Kota Palu,” tutupnya.

Selain wali kota, kegiatan kemarin juga dihadiri Kadis Nakertrans Provinsi Sulteng, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Sulteng, Ketua DPW IPEMI Sulteng, Kadis Perindag Kota Palu sejumlah pejabat di jajaran Pemprov dan Pemkot serta para pengusaha muslimah dari UKM Kota Palu, majelis taklim dan tokoh perempuan. (HAMID)