SIGI – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Wiwik Jumatul Rofi’ah mewakili pimpinan DPRD, menghadiri kegiatan Rapimnas, pelatihan dan pengaderan Wanita Islam Alkhairaat (WIA) di Aula Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Dolo, Kabupaten Sigi, Jumat (14/01).
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulteng, Halimah Ma’mun Amir dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu, Diah Puspita Hadianto Rasyid.
Selain itu, turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat WIA, Sya’dia Zahra bin Yahya, Sekjen WIA, Sakinah Aljufri serta pihak terkait lainnya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat WIA, menyampaikan, keberadaan WIA sudah mencapai 57 tahun dan sudah cukup mengakar serta tersebar hingga ke pelosok-pelosok desa.
“Sampai saat ini, WIA sudah tersebar di sepuluh provinsi di Indonesia. WIA sendiri sudah memiliki 14 pengurus daerah, 130 pengurus cabang, 750 pengurus ranting, 10 pengurus anak ranting, 100 TK/RA, dan 700 kelompok majelis taklim beserta TPQ-nya,” urainya.
Inilah, kata dia, yang membuat WIA memiliki potensi yang cukup besar untuk perkembangan suatu daerah, khususnya Provinsi Sulteng.
Ia meminta agar WIA dijadikan sebagai tempat bagi para wanita Alkhairaat untuk menjadi wanita penggagas, penggerak, dan pelaku utama dalam pembentukan akhlakulkarimah dan juga sebagai bagian dari pembangunan bangsa dan negara.
Sementara itu, Sekjen WIA, Sakinah Aljufri juga meminta kepada para wanita Alkhairaat agar dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di lingkungan keluarga masing-masing.
Pada kesempatam itu, Halimah Ma’mun Amir berharap agar WIA membuat program serta perubahan demi kemajuan wanita-wanita Islam serta mampu membentuk generasi yang beriman dan bertaqwa.
“Berkualitas dalam intelektual, cerdas dalam emosional, sehingga ke depannya mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin berat,” tutupnya. (RIFAY)