KALTARA – Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Provinsi Kalimantan Utara (KALTARA), bekerja sama dengan SD dan SMP Alkhairaat Tanjung Selor menggelar Seminar Parenting bertema “Kesehatan Mental Anak dalam Perspektif Psikologi Perkembangan”, di Aula Pondok Pesantren Alkhairaat Tanjung Selor, Sabtu (11/1).
Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen WIA dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan dan pembentukan karakter anak, khususnya dalam menghadapi tantangan kesehatan mental di era modern.
Seminar dibuka dengan doa oleh Pimpinan Pondok Pesantren Alkhairaat Tanjung Selor, Ustadz Drs. H. S. Muthahar Aljufrie, MA, sebagai ikhtiar spiritual dalam mendukung kelancaran dan keberkahan kegiatan.
Peserta seminar terdiri atas orang tua siswa SD dan SMP Alkhairaat, pengurus WIA Provinsi Kaltara, WIA Kabupaten Bulungan, WIA Kecamatan Tanjung Palas Utara, WIA Kecamatan Sekatak, serta majelis taklim Ummahatul Khairaat dan Nazwatun Khasanah.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan, Drs. Suparmin, S, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan peran keluarga dalam pendidikan.
Kepala SMP Alkhairaat Tanjung Selor sekaligus Ketua Pengurus Wilayah WIA Provinsi Kaltara, Ustadzah Hj. Sy. Aminah Aljufrie, S.Pd, menegaskan bahwa pendidikan berkualitas memerlukan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter serta kepribadian anak.
Ia juga menyoroti kompleksitas tantangan pengasuhan di era digital akibat pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, sehingga orang tua dituntut untuk terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mendampingi anak, termasuk dalam menjaga kesehatan mental mereka.
Seminar dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Arief Budi, S.Ud., Yg., Psy. Clin., Md, yang membahas kesehatan mental anak dalam perspektif psikologi perkembangan.
Aminah, menekankan pentingnya komunikasi yang sehat, pola asuh yang tepat, serta lingkungan keluarga yang aman dan suportif sebagai fondasi tumbuh kembang anak.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Sakka Ria, M., S.Pd.I, menyampaikan bahwa seminar parenting ini menjadi ruang pembelajaran bersama antara sekolah dan orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak di era digital. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Seminar berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, ditandai dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta.*

