PALU – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, SE, bersama istri, menghadiri kegiatan Halalbihalal Akbar 1447 Hijriah yang digelar masyarakat Kelurahan Palupi, di halaman kantor kelurahan, Sabtu (04/04).

Kegiatan ini mengusung tema “Sebarkan Maaf, Eratkan Silaturahim dan Sucikan Hati untuk Meraih Kemenangan dalam Bingkai Palu Semakin Melejit”.

Hadianto mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen Syawal sebagai ajang evaluasi diri atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui.

“Karena itu merupakan bagian dari ajaran Rasulullah, agar kita senantiasa memperbaiki apa yang telah kita kerjakan,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya memperbanyak sholawat sebagai jalan kemudahan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Menurutnya, sholawat merupakan bagian dari kebaikan yang akan dibalas berlipat oleh Allah SWT.

“Barang siapa yang bersholawat satu kali, maka akan diberikan sepuluh kebaikan. Maka jangan sampai kita termasuk orang yang pelit dalam bersholawat,” tambahnya.

Hadi mengajak masyarakat untuk selalu berprasangka baik dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.

Dia mengingatkan bahwa apa yang dianggap tidak baik oleh manusia, bisa jadi justru mengandung banyak kebaikan dari Allah.

Dia juga menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat merupakan “jenderal akar rumput” bagi pembangunan Kota Palu.

Oleh karena itu, pemerintah sangat bergantung pada peran aktif masyarakat, termasuk para RT dan RW.

“Saya berupaya agar insentif RT dan RW bisa mencapai posisi yang tidak merugikan, minimal dapat menutupi biaya operasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hadi menegaskan bahwa halalbihalal harus dimaknai sebagai momentum untuk mencairkan berbagai perbedaan, terutama perbedaan perasaan yang kerap menjadi sumber perpecahan.

“Tujuan halal bihalal adalah mengubah sesuatu yang tidak baik menjadi sesuatu yang baik. Dalam kontestasi apapun, semuanya harus cair. Kita harus saling memandang dengan kemuliaan dan menumbuhkan rasa kasih sayang antar sesama,” jelasnya.

Hadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk membangun soliditas serta menghentikan kebiasaan saling menggunjing dan mencari kesalahan satu sama lain.. ***