PALU – Wacana Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah 2029 mulai menghangat lebih awal. Di media sosial, sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai calon gubernur, salah satunya Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, yang disebut-sebut berpotensi menjadi pesaing petahana, Anwar Hafid.
Meski pelaksanaan Pilgub masih beberapa tahun lagi, dinamika politik mulai terlihat dari berbagai diskusi publik di media sosial. Nama Hadianto Rasyid cukup sering muncul dan dinilai sebagai salah satu figur kuat yang berpotensi maju dalam kontestasi politik Sulawesi Tengah mendatang.
Di sejumlah platform media sosial bahkan telah muncul akun dan grup diskusi yang membahas peluang Hadianto Rasyid sebagai calon gubernur. Dalam diskusi tersebut, warganet tidak hanya membahas peluangnya maju sebagai calon gubernur, tetapi juga mulai membicarakan figur yang cocok menjadi pasangan wakil gubernur.
Beberapa nama tokoh yang disebut-sebut berpotensi menjadi pasangan Hadianto Rasyid antara lain Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, Anggota DPR RI Sigit Purnomo Said, Ketua PMI Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate, serta mantan Bupati Sigi Iwan Lapata.
Sejumlah warganet menilai, jika Hadianto Rasyid maju sebagai calon gubernur, maka pertarungan politik di Sulawesi Tengah diprediksi akan berlangsung menarik, terutama jika harus berhadapan dengan Anwar Hafid yang saat ini menjabat sebagai gubernur.
Pengamat politik lokal juga menilai munculnya nama Hadianto Rasyid dalam wacana Pilgub menunjukkan mulai terbentuknya peta politik menuju 2029. Selain faktor elektabilitas sebagai Wali Kota Palu, Hadianto juga dinilai memiliki basis dukungan di ibu kota provinsi yang dapat menjadi modal politik.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi baik dari Hadianto Rasyid maupun Anwar Hafid terkait rencana pencalonan pada Pilgub Sulawesi Tengah 2029. Namun wacana yang berkembang di media sosial menunjukkan dinamika dan suhu politik di Sulawesi Tengah mulai bergerak lebih awal.

