Vaksinasi di Kecamatan Totikum Hampir Mencapai Target

oleh -
Tim Vaksin PKM Totikum, dr. Nofayanti. G. Inde. (FOTO : AAN)

BANGKEP – Capaian vaksinasi di wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) hampir mencapai target.

Dari target sebesar 70 persen, realisasi yang sudah tercapai sudah sebesar 50 persen lebih.

Hal itu dikatakan dr. Nofayanti. G. Inde
selaku Tim Vaksin PKM Totikum, Jumat (18/11) di sela sela kegiatan Serbuan Vaksinasi Covid-19 TNI jajaran Kodam XIII Merdeka melalui Koramil 1308-10/Salakan Kodim 1308 Luwuk Banggai (LB) di Desa Salangano Kecamatan Totikum.

Dia menjelaskan, capaian vaksinasi khusus di wilayah Kecamatan Totikum yang terdiri dari 11 desa, sudah menyasar sekira 3.750 jiwa lebih dari target 7.500 jiwa.

Untuk jenis vaksin, kata Nofa, pihaknya menggunakan tiga jenis, yakni Sinovac, AstraZeneca, dan Pfizer.

Menurutnya, jenis vaksin Sinovac digunakan pada awal vaksinasi yang dimulai sejak Februari 2021 untuk vaksin pertama dan kedua . Namun sejak bulan September dua jenis vaksin lainnya yakni AstraZeneca dan Pfizer juga mulai digunakan untuk vaksinasi ke seluruh sasaran.

“Khusus vaksinasi di Desa Salangano pada Jumat 19 Nopember 2021, kami menggunakan vaksin sebanyak 64 dosis ke sasaran vaksinasi.
Terdiri dari vaksin Astrazaneka 40 dosis atau 4 fial dimana 1 fial untuk 10 dosis. Sedangkan vaksin jenis Prizer sebanyak 24 dosis atau 4 fial dimana 1 fial untuk 6 dosis,” jelasnya.

Dia berharap, capain vaksinasi di wilayah kerja PKM Totikum dapat tercapai sesuai target bahkan bisa melebihi target di akhir Desember mendatang, seiring dengan meningkatnya animo masyarakat di wilayah Kecamatan Totikum untuk divaksin.

“Kegiatan Serbuan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan jajaran Kodam XIII Merdeka melalui Koramil 1308-10 Salakan Kodim 1308 Luwuk Banggai, sangat membantu kami dalam peningkatan capaian vaksinasi di wilayah ini serta membantu kami dalam percepatan vaksinasi di Kabupaten Banggai Kepulauan pada umumnya,” tandasnya.

Reporter : Aan

Editor : Rifay