PALU – Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof. Ir. Amar secara resmi membuka Ekspo Ramadan Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Islamic Center Untad, Palu, Selasa (24/2) sore. Kegiatan tersebut diikuti puluhan pelaku usaha dari kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.
Beragam kuliner takjil dijajakan dalam ekspo tersebut, mulai dari makanan berat, aneka kue, hingga minuman segar untuk berbuka puasa. Antusiasme pengunjung terlihat sejak awal kegiatan. Bahkan, Rektor Amar sempat berseloroh melihat sejumlah pengunjung yang telah memborong dagangan sebelum acara resmi dimulai.
“Ini luar biasa, sebelum mulai saja sudah banyak yang memborong. Mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik bagi para pelaku usaha,” katanya.
Rektor berharap Ekspo Ramadan dapat menjadi agenda tahunan dan ikon kegiatan Islami di lingkungan kampus. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar ajang bazar, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter mahasiswa di bidang kewirausahawan.
Ia berharap, ke depan para alumni Untad idak hanya pencari kerja namun juga mampu mencipatkan lapangan kerja.
Ia juga menekankan pentingnya dampak sosial dan ekonomi dari pelaksanaan ekspo tersebut. Rektor berharap kegiatan itu tidak hanya bermanfaat bagi sivitas akademika, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.
“Harapan kita, kegiatan ini mampu meningkatkan citra positif institusi serta menjadi wujud komitmen Untad dalam membangun kampus yang unggul, berbudaya, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman secara berkelanjutan,” tambahnya.
Rektor mengungkapkan, saat ini terdapat kurang lebih 100 peserta telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ke depan kata dia, jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 200 sampai 300 pelaku usaha dengan lokasi yang lebih luas.
“Tadi ada mitra yang menyampaikan masih banyak tenda yang belum terpakai. Insyaallah tahun-tahun mendatang bisa kita perluas, mungkin di lapangan utama Untad agar lebih besar dan meriah,” jelasnya.
Sementara itu, sambutan Wali Kota Palu yang dibacakan Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Yudhi Riyani Firman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan peran nyata kampus bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Kegiatan seperti ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi ruang strategis mempertemukan ide, kreativitas, dan peluang usaha,” katanya.
Pemerintah Kota Palu, lanjutnya, menyambut baik inisiatif Untad menjadikan ekspo sebagai wadah memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, serta berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ekspo Ramadan Untad 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi kampus, masyarakat, dan Kota Palu secara keseluruhan” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung selama 15 hari serta dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu. Para dosen, Kadin Kota Palu ratusan mahasiswa setempat.

