JAKARTA – Rektor Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu, Dr. Muhammad Yasin, S.E., M.P., didampingi oleh Wakil Rektor III Bidang Kerjasama, drg. Lutfiah Sahabuddin, M.KM., menghadiri pertemuan strategis dalam rangka penandatanganan dan pembahasan kerja sama dengan Pusat Kesehatan Haji dan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Agenda tersebut mencakup dua fokus utama yakni, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tingkat universitas serta perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) khusus untuk Fakultas Kedokteran (FK) UNISA Palu.
Dalam kunjungannya, Rektor UNISA Palu, Dr. Muhammad Yasin, menegaskan komitmen Universitas Alkhairaat dalam pengembangan sumber daya manusia dan pengabdian masyarakat. Kerja sama tingkat universitas ini, lanjutnya, difokuskan pada pengembangan SDM di bidang pendidikan, penelitian kesehatan haji, serta penanggulangan krisis kesehatan pada masyarakat.
“Sinergitas ini penting untuk meningkatkan ketahanan kesehatan melalui kolaborasi dalam pendidikan dan penelitian, serta manajemen krisis yang melibatkan sivitas akademika UNISA Palu,” ungkap Rektor UNISA Palu.
Ruang lingkup kerja sama tingkat universitas yang disepakati meliputi peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, penelitian kesehatan haji, manajemen krisis kesehatan, hingga fasilitasi registrasi tenaga cadangan kesehatan bagi mahasiswa yang memenuhi syarat.
Bersamaan dengan agenda universitas, turut dibahas perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Kesehatan Haji dengan Fakultas Kedokteran UNISA Palu. Kerja sama teknis ini merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis dalam penyelenggaraan pendidikan dan penelitian di bidang kesehatan haji.
Wakil Rektor III, drg. Lutfiah Sahabuddin, M.KM., menjelaskan bahwa keterlibatan Fakultas Kedokteran sangat krusial dalam implementasi teknis kerja sama ini.
“Fakultas Kedokteran UNISA Palu akan terus berperan aktif dalam penyelenggaraan seminar kesehatan haji, penyediaan data riset, serta pengabdian masyarakat yang berfokus pada pembinaan kesehatan jemaah haji, merujuk pada poin-poin teknis dalam draf perpanjangan kerja sama,” jelasnya.
Hadirnya Rektor dan Wakil Rektor III secara langsung menunjukkan keseriusan UNISA Palu dalam memastikan seluruh aspek kerja sama, mulai dari payung hukum MoU hingga teknis PKS di tingkat fakultas, dapat berjalan optimal demi mendukung visi universitas yang unggul dan berdaya saing. ***

