PALU – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama mengoptimalkan kembali pelayanan akademik setelah libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah, demi menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengemukakan bahwa setelah melewati madrasyah pendidikan di Bulan Ramadhan kemarin, kita semua merayakan Idul Fitri yang merupakan keberhasilan kita menempuh perjalanan panjang selama 30 hari untuk menemukan kembali jati diri kita yang asli yaitu hamba yang suci dan taat.
“Jika puasa membersihkan jiwa, maka pelayanan prima adalah cara kita merayakan kebersihan jiwa tersebut. Melayani dengan hati berarti menjadikan setiap tanda tangan, setiap penjelasan, dan setiap bantuan sebagai ibadah,” ucap Profesor Lukman Thahir, Senin (30/3).
Kata Profesor Lukman, pelayanan yang akademik yang baik kepada mahasiswa, dosen, dan masyarakat, serta mitra kerja, harus diawali dari pribadi masing-masing.
“Pembersihan diri sangat penting dilakukan oleh setiap jiwa, untuk meningkatkan etos kerja,” ungkapnya.
Rektor Profesor Lukman, meminta kepada semua pejabat, dosen dan tenaga kependidikan, serta semua karywan UIN Datokarama untuk segera kembali ke kampus melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing – masing, dilandasi dengan hati yang tulus.
Pantauan di lapangan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS maupun PPPK mencapai 100 persen, dan siap memberikan pelayanan. Di hari pertama, layanan akademik mulai melayani mahasiswa. Bahkan, para dosen mulai masuk mengajar di kelas.
Profesor Lukman menekankan kepada semua ASN UIN Datokarama agar dalam pelayanan akademik harus dibangun dengan tiga dasar penting yaitu, nilai kejujuran, empati dan pantang menyerah.
“Tujuan akhirnya adalah menciptakan kesejahteraan akademik, di mana dosen dapat mengajar dengan tenang, staf bekerja dengan terukur, dan mahasiswa dapat fokus sepenuhnya pada prestasi tanpa terganggu kendala teknis,” imbuh Profesor Lukman Thahir.*

