PALU – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama saat ini sedang fokus mempersiapkan empat agenda besar yang akan dilaksanakan pada April 2026 untuk disukseskan.

Empat agenda besar itu meliputi : Pertama, kunjungan kerja Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid.

Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir mengemukakan, Menteri Nurson Wahid dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan kerja ke UIN Datokarama pada Hari Rabu Tanggal 1 April 2026.

“Menteri Nusron akan melakukan penandatangan nota kesepahaman kerja sama, sekaligus menjadi narasumber tunggal dalam kuliah umum,” kata Profesor Lukman.

Kedua, penandatanganan MoU antara UIN Datokarama dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Hari Kamis 2 April 2026 di Lantai III Gedung Rektorat.

“UIN Datokarama siap menjadi mitra strategis DKPP. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai moderasi beragama dan integritas akademik dapat mewarnai kualitas demokrasi kita. Civitas akademik UIN Datokarama harus melek politik, tapi politik yang beretika,” kata Profesor Lukman.

Ketiga, kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf Bersama jajarannya ke UIN Datokarama Palu, yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 18 April 2026.

Kata Rektor Profesor Lukman, dalam kunjungan kerja itu, Mensos Saifullah Yusuf akan melangsung penandatanganan MoU antara UIN Datokarama dengan Kementerian Sosial.

Di samping itu, Mensos Gus Ipul akan menjadi salah satu pembicara dalam kunjungan kerjanya yang dirangkaikan dengan pelaksanaan wisuda.

Keempat, pertemuan para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di wilayah Indonesia Timur yang akan berlangsung pada April 2026 ini.

Para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, akan membahas tentang persiapan – persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni, Indonesia Timur (Poros Intim).

UIN Datokarama menjadi tuan rumah penyelenggaraan Poros Intim Tahun 2026 yang diagendakan akan dilangsungkan pada Bulan Juni atau Juli 2026.

“Kami tidak hanya ingin sekadar menjalankan program, kami ingin menciptakan dampak yang lebih besar melalui empat agenda besar ini,” ungkap Profesor Lukman.*