PALU – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una menggelar kegiatan sosialisasi dan survei lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Uekambuno, Kecamatan Ulubongka, pada Jumat (13/6). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk menjadikan desa tersebut sebagai lokasi KKN berbasis Kampung Zakat.

Desa Uekambuno menjadi perhatian khusus karena merupakan satu-satunya desa di Kabupaten Tojo Una-Una yang telah ditetapkan sebagai Kampung Zakat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara UIN Datokarama dengan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una. Diharapkan, penempatan mahasiswa KKN ke desa ini akan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Camat Ulubongka, Muhammad Amin, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya atas penetapan wilayahnya sebagai lokasi Kampung Zakat. “Kami bersyukur atas kegiatan ini. Olehnya, kami berharap agar masyarakat Uekambuno dapat mendapatkan pencerahan guna memajukan daerah ini,” ucapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran Kementerian Agama dan akademisi UIN dalam mendukung pembinaan keagamaan di wilayah tersebut. “Terus terang, di daerah kami masih ada masyarakat yang belum beragama, sekitar 5.000 orang. Kami harapkan kehadiran ini bisa menjadi titik awal pencerahan,” tutupnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, H. Syahruddin, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. “Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, aparat desa, camat, dan terkhusus UIN Datokarama atas kerja samanya sehingga desa ini ditetapkan sebagai lokasi KKN berbasis Kampung Zakat,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Datokarama Palu, Dr. Faisal Attamimi, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjadikan UIN sebagai pilihan dalam melanjutkan pendidikan. Ia menekankan bahwa keunggulan mahasiswa UIN terletak pada integrasi ilmu keagamaan dan umum. “KKN tahun ini mengangkat tema wisata halal dan Kampung Zakat. Di desa ini, tentu kita fokuskan pada tema Kampung Zakat,” jelasnya.

Ketua LPPM UIN Datokarama, Dr. Sahran Raden, menjelaskan bahwa program Kampung Zakat merupakan inisiatif Kementerian Agama yang disinergikan dengan perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, khususnya pengabdian masyarakat. “Insya Allah, pelaksanaan KKN di sini nantinya akan dilaunching dengan menghadirkan gubernur dan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia memaparkan lima sektor utama program Kampung Zakat, Sosial meliputi ketahanan pangan, rumah layak huni, sanitasi lingkungan, air bersih, dan akses internet, moderasi beragama, pendidikan termasuk beasiswa, pelatihan, pendampingan sekolah, dan program KIP. Ekonomi dan keterampilan Masyarakat, Penguatan kelembagaan lokal.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) LPPM UIN Datokarama, Dr. Attock Suharto, menyebutkan bahwa setelah melakukan survei selama dua hari di wilayah kepulauan dan Desa Uekambuno, kedua lokasi tersebut akan dipertimbangkan sebagai lokasi resmi pelaksanaan KKN Tematik 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Sekretaris LPPM Dr. Rusdin Ahmad, Kepala Pusat Penelitian Dr. Uswatun Hasanah, Kepala Pusat Halal Siti Rabiatul Adawiyah, serta tim pelaksana LPPM M. Hidayat dan Harun, S.Pd., dan perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tojo Una-Una.

Reporter : Nanang IP/**