PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menindaklanjuti aspirasi masyarakat Dusun Vatutela, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, dengan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan proses pemekaran wilayah.
Komitmen tersebut disampaikan saat Gubernur menerima kunjungan silaturahmi tokoh adat dan masyarakat Vatutela di Rumah Jabatan Siranindi II, Senin (30/3).
Anwar menegaskan, pemerintah provinsi sudah mulai bekerja di lapangan, khususnya untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga.
“Kami sudah turunkan tim pengairan untuk mengukur dan mengecek langsung sumber air. Kita pastikan kualitasnya baik dan tidak tercemar sebelum dibantu,” ujarnya.
Selain air bersih, Gubernur juga memprioritaskan perbaikan akses jalan serta penyediaan listrik dan penerangan jalan di wilayah tersebut.
Ia menginstruksikan seluruh perangkat teknis bergerak cepat agar masyarakat segera merasakan manfaatnya.
“Saya sudah kumpulkan semua dinas terkait. Tahun ini kita mulai tuntaskan kebutuhan dasar masyarakat di sana,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga memberi perhatian serius pada aspirasi pemekaran Kelurahan Vatutela yang telah diperjuangkan masyarakat sejak lama. Menurutnya, proses administratif di tingkat pemerintah kota telah rampung dan kini memasuki tahap pembahasan di DPRD.
“Dari wali kota sudah selesai. Tinggal kita dorong di DPRD agar tidak terhambat lagi,” kata Anwar.
“Kalau semua persyaratan sudah lengkap, kita kawal sampai ke kementerian supaya cepat diregistrasi,” tambahnya.
Gubernur mengakui masih terdapat hambatan dalam proses di tingkat legislatif. Namun ia menegaskan tidak ingin masyarakat terus menunggu tanpa kepastian.
“Kita tidak boleh biarkan masyarakat kecewa. Kalau sudah memenuhi syarat, harus kita percepat,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Vatutela, Asrul, menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung Gubernur yang sebelumnya mengunjungi wilayah mereka tanpa pemberitahuan.
“Kami sangat bangga karena Bapak Gubernur datang langsung melihat kondisi kami. Itu menjadi perhatian besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi respons cepat Gubernur dalam menindaklanjuti aspirasi warga.
“Kami merasa dihargai karena aspirasi kami didengar dan langsung ditindaklanjuti,” tambahnya.
Gubernur menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan wilayah pinggiran kota tertinggal dari pembangunan.
“Kita ingin memastikan semua masyarakat merasakan kehadiran pemerintah, termasuk yang berada di wilayah pinggiran,” tutup Anwar.***

