PALU – Puluhan warga Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, menemui Pemerintah Kota Palu, untuk menanyakan kejelasan terkait adanya beberapa program Batuan sosial (Bansos), yang disalurkan Kementerian sosial (Kemensos) melalui Dinas sosial (Dinsos) yang tidak pernah menyentuh mereka, Selasa (07/07).

Bansos yang dimaksud adalah, Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sosial lainnya.

Dikesempatan itu, Pemkot Palu diwakili Kepala Dinsos Kota Palu,  Romy Sandi Agung didampingi Kepala Satua Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Trisno Yulianto, dan camat Palu Baratm Kapu Bowou, melakukan audiensi dengan masyarakat. Di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu.

Kepada warga, Romy Sandi Agung mengatakan,  bulan Juli ini pihaknya akan melakukan pendataan kembali calon penerima bansos tersebut. Jika ada warga yang belum terdata, diimbau  segera mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga  (KK).

Sementara, kata Romy, bantuan beras  sebanyak 20 kg yang saat ini sedang dilaksanakan di kelurahan, merupakan bantuan yang ditujukan kepada warga yang belum sama sekali ada dalam program social seperti PKH,BLT dan BPNT.

“Kami minta warga untuk bersabar, karena informasi dari kemensos bahwa masih ada lagi bantuan selanjutnya yang berupa beras dari Kemensos sebanyak 15 kg perKK,” tandasnya. (HAMID)