PALU – Peringatan Nuzulul Quran berarti memahami Al-Quran sebagai Kalamullah dengan mempertegas bahwa apa yang tertera di dalamnya merupakan kebenaran mutlak yang berasal langsung dari Allah SWT.

Hal tersebut disampaikan Ketua Utama Alkhairaat, Habib Sayyid Alwi bin Saggaf Aljufri, dalam Tabligh Akbar Ramadan dalam rangka memperingati Nuzulul Quran di Masjid Raya Baitul Khairaat, Jumat malam (06/03). Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid, Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido, Kakanwil Kemenag Sulteng Junaidin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, tokoh agama, OPD Pemprov Sulteng, serta jamaah Masjid Raya Baitul Khairaat.

Kalamullah tersebut, lanjut HS. Habib Alwi, sebelum sampai kepada Nabi Muhammad SAW, terlebih dahulu diturunkan kepada Malaikat Jibril untuk kemudian disampaikan kepada umat manusia melalui Nabi yang paling mulia.

“Al-Quran yang ada pada kita saat ini memiliki perjalanan panjang. Setelah Nabi SAW wafat, pemeliharaannya dilanjutkan oleh para sahabat Rasulullah, hingga akhirnya dikumpulkan dan disalin kembali. Saat itu hanya ada enam mushaf Al-Quran yang diperbanyak,” kata Ketua Utama Alkhairaat.

Sebagai Kalamullah, bagi siapa saja yang mengamalkannya dengan membaca akan mendapatkan pahala yang besar. Sebab, Al-Quran merupakan sifat kalam Allah SWT yang azali, berfungsi sebagai pedoman hidup universal, serta tidak tertandingi oleh perkataan manusia maupun jin.

“Al-Quran diturunkan dengan bahasa yang paling afdhal dan berbeda dengan kitab-kitab samawi lainnya. Oleh karena itu, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini mari memperbanyak membaca Al-Quran. Membacanya di bulan suci akan dilipatgandakan pahalanya. Bila kita membahas dan mengkaji Al-Quran ini, pembahasannya sangat panjang. Insya Allah di kesempatan lain kita akan membicarakannya kembali,” pesan Habib Alwi bin Saggaf Aljufri.

Di akhir tausiyahnya, Ketua Utama Alkhairaat berpesan agar di bulan yang penuh berkah ini umat Islam memperbanyak melakukan kebaikan sebagai ladang pahala, salah satunya dengan bersedekah.

“Insya Allah, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan akan tercatat sebagai amal jariyah kita kelak,” ajak Habib Alwi bin Saggaf Aljufri