PALU – Dinas Pendapatan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) baru-baru ini meluncurkan program Berani Umroh Gratis Bersama Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido. Umroh gratis itu diberikan untuk masyarakat di seluruh Sulteng yang taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara tepat waktu.

Kadis Pendapatan Provinsi Sulteng Andi Irman mengatakan, program berani umroh ini dilaksanakan berdasarkan keputusan gubernur Sulawesi Tengah Nomor: 900.1.13.1/05/Bapenda-G.ST/2026.

Andi Irman mengatakan, hal ini dilakukan sebagai apresiasi kepada wajib pajak untuk mendapatkan undian paket ibadah umroh kepada setiap wajib pajak yang taat membayar PKB secara tepat waktu. Adapun pajak yang dimaksud, mulai berlaku sejak Januari hingga Desember 2026.

Menurutnya, program ini berlaku di seluruh kantor samsat serta layanan samsat lainnya di wilayah provinsi Sulteng.

“Selama ini kan apreasiasi selalu diberikan kepada yang tidak patuh pajak dengan pemberian pemutihan. Ada masyarakat yang datang kepada saya kenapa bukan apreasiasinya kepada kami yang patuh bayar pajak. Saya bilang, ‘tunggu dulu saya pikirkan apa program yang tepat dibuat’, setelah saya rundingkan program Berani Umroh Gratis ini sangat tepat diberikan,” ujar Kadis Pendapatan Provinsi Sulteng Andi Irman kepada media ini, Rabu (4/2).

Menurutnya, bagi non muslim yang mendapat hadiah umroh ini pihaknya akan mengalihkan hadiah umroh dengan pemberian uang tunai sesuai biaya perjalanan umroh.

“Bukan cuma hadiah umroh gratis saja akan diberikan juga hadiah hadiah door prize lainnya, mungkin hadiahnya televisi, kulkas, dan barang elektronik lainnya,” ujarnya.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan hadiah tersebut, telah terdaftar sebagai wajib pajak kendaraan bermotor di provinsi Sulteng, dan sudah membayar pajak kendaraan bermotor tidak melewati tanggal jatuh tempo.

Untuk diketahui, hadiah ini, tidak berlaku terhadap objek kendaraan baru tidak berlaku terhadap kendaraan mutasi masuk dari luar daerah provinsi Sulteng.