SIGI – Desa Pakuli Utara Kecamatan Gumbasa tepatnya di dusun I kembali dilanda banjir. Banjir ini berasal meluapnya Sungai Gumbasa, yang berada di Timur perkampungan.
Banjir yang tiba-tiba datang tersebut, datang sekira pukul 19.30. Padahal curah hujan tidak intens dan deras di desa tersebut.
Tinggi air yang datang sebatas betis orang dewasa itu, menggenangi puluhan rumah warga yang ada di dusun tersebut, dan beberapa rumah mengalami rusak sedang.
Warga setempat Fadlin Selasa (25/10) mengatakan, banjir yang melanda Desa Pakuli dusun I, akibat jebolnya tanggul yang tidak bisa menahan derasnya air yang berasal dari Sungai Gumbasa.
Sebahagian besar warga tidak sempat mengangkat sejumlah barang miliknya yang berada dalam rumah.
“Tadi malam sekitar jam 8 tiba tiba air masuk ke kampung, dan warga tidak sempat mengangkat sejumlah batangnya, ” kata Fadlin.
Selain puluhan rumah, fasilitas umum seperti, pasar, lapangan sepakbola, sekolah dasar, dan kantor UPT sejumlah dinas yang ada dusun tersebut juga turut terendam.
Warga yang rumahnya tergenang air, untuk sementara mengungsi ke desa tetangga dan mesjid.
Informasi yang dihimpun, Dusun I Desa Pakuli Utara sampai pagi ini masih tergenang air, dan akibat banjir tersebut, Pemda Sigi melalui OPD terkait juga sudah turun langsung membantu warga, dan juga sejumlah relawan dari berbagai organisasi.
Jalan poros menuju sejumlah kecamatan di Pakuli Utara tidak bisa dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun mobil.
Sementara jembatan gumbasa masih rawan untuk dilalui oleh kendaraan, dan masyarakat yang akan menuju ke sejumlah desa, untuk mengambil arah memutar sementara melewati Kecamatan Dolo Selatan Desa Bangga.
Sebagaimana diketahui, banjir akibat luapan Sungai Gumbasa, pernah terjadi awal September lalu. Banjir kala itu mengakibatkan jebolnya jalan di sisi selatan Jembatan Gumbasa.
Reporter: Hady/Editor: Nanang

