PALU- Sebanyak 104 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Adminitrasi (STIA) Pembangunan Palu resmi dilepas oleh Ketua STIA Pembangunan Palu, Dr. Nasir Mangngasing dalam sebuah upacara yang berlangsung di kampus tersebut, Sabtu (22/6).
Ketua Panitia KKN, Zainuddin, mengatakan pelaksanaan KKN berlangsung selama dua bulan, mulai 21 Juni hingga 21 Agustus 2025.
Ia meminta seluruh peserta menjalin kerja sama dalam menjalankan program agar mencapai keberhasilan yang sesungguhnya.
“KKN memang tidak lepas dari riak-riak kecil, tapi itu bukan hal utama. Fokus kita adalah keberhasilan kegiatan,” ujar Ketua panitia Zainuddin.
Ketua STIA Pembangunan Palu, Dr. Nasir Mangngasing mengatakan, pelepasan KKN ini merupakan angkatan ke XXV. Berarti kampus ini berdiri sudah 25 tahun.
KKN merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Ia mengingatkan mahasiswa untuk tetap menjaga sikap selama berada di lokasi.
“Hindari sikap pembohong, munafik, penjilat, dan penghianat. Kalau itu terjadi, akan merusak kampus ini,” tegas Nasir.
Ia juga menegaskan bahwa kampus tidak pernah mempersulit mahasiswanya, selama mereka mengikuti proses dengan baik.
“Jangan hanya mencari ijazah tanpa mengikuti proses. Kampus ini membimbing, bukan menghalangi,” katanya
Nasir mengungkapkan bahwa jumlah peserta KKN tahun ini adalah yang paling sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, ia berharap peserta tidak melihatnya sebagai beban.
“Jalani dengan santai tapi serius. Ikuti prosesnya dengan benar,” pesan Nasir.
Sementara, Maya Prastha pembina yayasan perguruan tinggi Sulteng mengatakan, pihaknya selaku Yayasan Perguruan Tinggi Sulawesi Tengah (YPTST) berharap, kiranya segala apa yang telah dirintis oleh para pimpinan dan pengelola STIA Pembangunan Palu, baik terkait dengan penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan manajemen, pengembangan program unggulan sebagai kekhususan STIA Pembangunan Palu, maupun kerjasamanya dengan berbagai pihak, pemerintah maupun swasta, dalam maupun luar negeri, kedepan harus terus ditingkatkan, sehingga dapat membawa lembaga ini menjadi lebih baik dan lebih maju sesuai dengan harapan dan cita-cita kita semua.
“Upaya-upaya tersebut tiada lain adalah untuk mewujudkan visi dan misi didirikannya Sekolah Tinggi Ilmu Adminitrasi Pembangunan Palu, yang secara terus-menerus harus kita perjuangkan dan dipertahankan eksistensinya. Tentunya, setiap langkah dan upaya pengembangan Sekolah Tinggi Ilmu Adminitrasi Pembangunan Palu ke depan, haruslah berpegang pada prinsip mempertahankan apa yang sudah ada yang masih relevan dan baik, dan mengambil yang baru yang relevan dan lebih baik,” ujarnya.
Reporter Irma

