PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar sosialisasi dan rekrutmen tenaga kerja untuk program magang kerja ke Jepang. Kegiatan ini digelar di Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (10/1).

Plt Sekda Rudi Dewanto, mengatakan, program magang ke Jepang merupakan inisiatif yang patut diapresiasi dan didukung oleh semua pihak, guna meningkatkan penyerapan angkatan kerja, mengurangi pengangguran, meningkatkan skill dan meningkatkan produktivitas usia kerja di Sulteng.

Rudi Dewanto, juga mengapresiasi sosialisasi dan rekrutmen program magang ke Jepang tahun 2023, oleh Kementerian Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah.

“Selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti program magang ke Jepang,” ujar Rudi Dewanto saat membuka kegiatan itu.

Menurutnya, selain banyak mendapatkan pengalaman bekerja di sejumlah perusahaan, namun juga mempelajari budaya dan berinteraksi dengan masyarakat Jepang yang dikenal dengan disiplin, sopan, santun dan pekerja keras.

Lebih lanjut, Rudi Dewanto berpesan kepada seluruh peserta yang mengikuti program magang agar dapat memantapkan niat untuk fokus bekerja di Jepang, menaati aturan kerja, mempelajari budaya dan bahasa Jepang, sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan.

“Bersyukurlah bahwa kalian yang mujur dan berkesempatan mengikuti seleksi program magang ke negeri sakura Jepang,” imbuhnya

Terakhir, dia berharap peserta magang dapat menyerap nilai-nilai positif dan pengalaman bekerja di Jepang. Sehingga kedepan para alumni program ini dapat memberi kontribusi dan sinergitas membantu pemerintah daerah, dengan membuka banyak lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan menggerakkan perekonomian Sulteng.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kadis Nakertrans Provinsi Sulteng Arnold Firdaus, Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kemenaker RI Muhammad Ali, Direktur International Manpower Jepang Mr. Akasaka, Manager International Manpower Jepang Jakarta Agus Pramusi dan Kordinator Magang Luar Negeri Buchari.

Reporter: Irma
Editor: Nanang