PALU – Kalla Toyota menggelar grand opening Cabang Palu Juanda, Rabu (14/01). Kegiatan ini dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Sekretaris Kota Palu, Kepala BNN Sulawesi Tengah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Chief Executive Officer (CEO) Kalla Toyota, Robby Wijaya, menyampaikan bahwa peresmian ini memiliki makna khusus, mengingat gedung tersebut merupakan hasil renovasi pascagempa Palu 2018.

“Sehari ini adalah momen yang sangat berarti. Saya sempat berdiskusi dengan Ibu Sekretaris Kota Palu terkait gempa Palu 2018. Dari peristiwa tersebut, kami mengambil hikmah untuk membangun kembali gedung ini dengan konsep yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bangunan Kalla Toyota Palu Juanda kini telah direnovasi dan dilengkapi dengan sertifikasi Green Building EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) and Parks, menjadikannya salah satu proyek percontohan di seluruh cabang Kalla Toyota.

“Konsep ini nantinya akan diterapkan di seluruh wilayah operasional Kalla Toyota, mencakup empat provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulteng, Sultra dan Sulbar,” jelas Robby.

Ia mengatakan, konsep ramah lingkungan menjadi perhatian utama, termasuk pengelolaan limbah. Limbah diproses sedemikian rupa agar dapat dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk penyiraman tanaman.

“Tidak ada yang terbuang. Semua dimanfaatkan demi keberlanjutan. Ini sejalan dengan filosofi Toyota, bagaimana memanfaatkan dan menyelaraskan alam sekitar agar dapat memberi manfaat maksimal,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Robby juga memaparkan kinerja Kalla Toyota di Sulawesi Tengah sepanjang 2025. Kalla Toyota berhasil mencatatkan pangsa pasar (market share) sebesar 42,7 persen, atau sekitar 21 persen secara regional, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2024.

“Capaian ini membuktikan bahwa Toyota tetap menjadi pilihan utama masyarakat Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Kalla Toyota untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, tidak hanya melalui penjualan kendaraan, tetapi juga dengan menciptakan ruang yang nyaman dan inklusif.

“Kami ingin menghadirkan tempat yang bukan sekadar untuk membeli kendaraan, tetapi juga ruang berkumpul. Masyarakat bisa datang kembali, berbincang, bertukar cerita, bahkan menikmati kopi sambil menunggu,” katanya.

Showroom ini juga menghadirkan perjalanan sejarah Kalla Toyota sejak 1978 hingga 2024, sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan emosional dengan pelanggan.

“Selain berbisnis, kami juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Kota Palu. Harapan kami, Kalla Toyota dapat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Palu, serta berkontribusi untuk pembangunan Indonesia,” tutup Robby.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Helmi Kuarta Kusuma Abdul Rauf, turut berbagi pengalamannya pertama kali mengenal Kalla Toyota Palu.

Ia mengaku bersyukur melihat dealer tersebut kini telah direnovasi dan tampil lebih modern.

“Saya tinggal di Palu sejak lama, mulai dari Balaroa, pindah ke Roviga, kemudian ke belakang Batalion, Tatura, hingga berangkat ke Semarang. Baru sekarang, saat saya menjabat sebagai Wakapolda, dealer ini direnovasi,” kenangnya.