PALU – Seleksi terbuka Skuad Garda Justitia Sulawesi Tengah FC (Garda FC) resmi berakhir. Dari total 96 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 26 talenta muda berhasil lolos tahap awal setelah melalui proses penilaian ketat di Lapangan Telkom, Kota Palu, sejak 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Seleksi tersebut digelar manajemen Garda FC sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Liga 4 Zona Sulawesi Tengah tahun 2026. Peserta yang mengikuti seleksi datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, di antaranya Kabupaten Buol, Tolitoli, Tojo Una-Una, Poso, Parigi Moutong, Sigi, Donggala, serta Kota Palu.

Garda FC membuka seleksi terbuka bagi pemain kelahiran tahun 2003 hingga 2008 sebagai upaya membangun regenerasi sepak bola daerah dan menjaring potensi terbaik dari Sulawesi Tengah.

Ketua Umum Garda FC Kombes Pol Pribadi Sembiring menyambut baik respons dari calon pemain dari berbagai daerah itu.

“Garda FC kali ini mencari bakat-bakat muda untuk mengisi skuad menghadapi Liga 4 Sulawesi Tengah,” kata Sembiring, Sabtu (3/1).

Wakil Ketua Umum Garda FC, Abdee Mari, mengatakan seleksi terbuka tersebut merupakan wujud komitmen klub dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pemain muda untuk berkembang secara profesional.

“Seleksi ini bukan sekadar mencari pemain, tetapi menjadi langkah nyata kami dalam membangun masa depan sepak bola Sulawesi Tengah. Kami ingin talenta muda tumbuh, ditempa, dan siap bersaing,” ujar Abdee, di Palu, Ahad (4/1).

Menurutnya, proses seleksi tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknik bermain, tetapi juga menilai aspek mental bertanding, kedisiplinan, serta semangat juang peserta.

“Kami tidak memungut biaya apa pun. Yang kami cari adalah pemain yang siap bekerja keras, memiliki mental kuat, dan mau dibina bersama Garda FC,” tegasnya.

Abdee menjelaskan, dari 26 pemain yang lolos seleksi tahap pertama, selanjutnya akan kembali disaring hingga mengerucut menjadi 18 pemain yang akan masuk skuad final Garda FC.

“Sebanyak 26 nama sudah terjaring. Dalam waktu dekat akan ada seleksi internal yang lebih ketat untuk mengfinalkan 18 pemain,” jelasnya.

Ia berharap seluruh pemain yang lolos tahap awal terus mengasah kemampuan, baik fisik, mental, maupun kedisiplinan, guna menghadapi seleksi lanjutan tersebut.

“Target kami tidak main-main, kami ingin lolos ke level nasional,” tegas Abdee.

Untuk menghadapi Liga 4 Zona Sulawesi Tengah 2026, manajemen Garda Justitia FC mempercayakan Fauzico Lamarauna sebagai pelatih kepala, Yuyun M sebagai pelatih kiper, serta Agus Datuamas sebagai asisten pelatih.