PARIGI- Seleksi Penerimaan calon Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) usai digelar pada tanggal 24 hingga 28 Februari lalu.Nama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPKSDM) dicatut.Untuk meminta sejumlah uang kepada peserta yang mengikuti seleksi tersebut.

Kepala BKPSDM Parimo, Ahmad Syaiful, menuturkan membludaknya pelamar di Parimo yang mencapai 5.316 orang, dimanfaatkan oleh oknum-oknum dengan menggunakan namanya untuk mencari keuntungan dengan jalan tidak halal.”Mereka gunakan nama saya untuk memeras, dan itu ditunjukan kepada peserta yang mengikuti kemarin,” dihubungi Rabu (4/3).

Dikatakan, dalam seleksi penerimaan pegawai negeri tahun 2020, Parimo diberikan formasi paling banyak di Sulawesi tengah oleh pemerintah pusat dengan penyerapan 3,7 persen.

Seleksi ini kata dia, tidak dapat diintervensi siapa pun, karena penentuan berdasarkan hasil ujian Computer Assisted Test (CAT) dengan terget passing grade 200 nilai.”Bagaimana mau di intervensi Panselda seluruhnya semua melalui sistem online, setelah ujian hasilnya sudah ada,” jelasnya.

Pihaknya, dalam waktu dekat akan melaporkan kepada pihak kepolisian serta menyerahkan nomor yang digunakan oknum untuk memeras peserta, dan juga telah disampaikan kepada seluruh peserta terkait informasi tersebut tidak benar adanya.Ia berharap, adanya isu tersebut masyarakat dan peserta langgsung melaporkan kepada aparat terdekat, dan juga menanyakan kepihak Panselda terkait isu tersebut, dipastikannya hanya pemerasan oleh oknum tidak bertanggung jawab.”Jangan langgsung menerima informasi yang tidak benar, saya pribadi tidak pernah melakukan hal itu,” tutupnya. (MAWAN)