Sekjen Harap DPC PPP Palu Rebut Kembali Kursi yang Hilang

oleh -
Sekjen DPP PPP, HM Arwani Thomafi, saat membuka Rapimcab I DPC PPP Kota Palu, Ahad (04/12). (FOTO: media.alkhairaat.id/Hamid)

PALU – Rapat pimpinan cabang (rapimcab) ke-1 dan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) se Kota Palu, diharapkan menjadi sebuah tekad bulat yang harus terus berkobar sampai dengan PPP Kota Palu dapat mengembalikan kursi-kursinya yang hilang di legislatif.

“PPP Kota Palu harus mampu mengembalikan kursi-kursi yang dipinjam oleh partai lain di pileg 2024 nanti. Tidak ada yang mustahil dalam dunia politik,” tegas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), HM Arwani Thomafi, saat membuka Rapimcab I DPC PPP Kota Palu, Ahad (04/12)

Anggota Komisi V DPR RI itu juga berharap, ke depan di bawah kepemimpinan Shauqi H Maskati, PPP Kota Palu akan mampu meraih kembali 3 kursi di DPRD Kota Palu atau lebih.

Lebih lanjut ia mengatakan, konsolidasi membangun organisasi harus komprehensif, tidak boleh hanya menata di cabangnya saja tetapi harus memperhatikan rantingnya.

“Kita harus memperhatikan seluruh struktur organisasi yang modern sebagai mana cita-cita PPP adalah organisasi yang memiliki struktur yang kuat,” katanya.

Menurutnya, pelantikan ini juga untuk mengonfirmasi kesiapan PPP Kota Palu untuk membangun konsolidasi itu dari struktur.

“Kita akan melihat konsolidasi itu nantinya berlanjut terus sampai pada tingkat ranting bahkan sampai tingkat TPS,” tekannya.

Ia menambahkan, jika di tahun 2019, PPP hanya punya struktur di atas kertas saja, maka saat ini harus punya struktur yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPW PPP Sulteng, Fairus Husen Maskati, mengatakan, mengapresiasi pelaksanaan rapimcab dan pelantikan PAC.

Kata dia, DPW mengakui upaya konsolidasi PAC yang tidak lepas dari upaya dan kerja keras dari ketua DPC PPP Kota Palu.

“Sikap Ketua DPC ini Luar biasa, karena dirinya telah berani keluar dari zona nyamannya ke area yang tidak nyaman,” ujarnya.

Kata Fairus, tidaklah mudah untuk menjadi seorang pimpinan partai politik, dibutuhkan pengorbanan yang luar biasa.

“Pengorbanan dari segi materi, dari segi otak dan sebagainya. Insya Allah beliau sudah sangat siap,” tegasnya.

Fairus berharap kepada seluruh PAC yang telah dilantik agar dapat memaksimalkan kinerja guna meraih target PPP pada kontestasi Pileg 2024 mendatang.

“Kursi DPR itu bukan hadiah oleh karena nyaharus di rebut,” tutup Fairus.

Reporter : Hamid/Editor : Rifay