PARIMO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menegaskan bahwa tidak ada praktik titipan jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran di Kantor Bupati Parimo, Rabu (25/3).
Ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan pejabat tertentu dengan iming-iming jabatan, khususnya posisi kepala sekolah (Kepsek).
“Tidak ada yang diutus. Jika ada pihak yang menjanjikan jabatan atau meminta imbalan tertentu, itu tidak benar. Segera laporkan, lengkap dengan identitasnya,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa setiap indikasi praktik jual beli jabatan harus dilawan dengan keberanian untuk melapor. Menurutnya, laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius dan tanpa kompromi.
“Jika ada yang memberi ataupun menerima, kita akan berikan konsekuensi semaksimal mungkin. Saya akan menyampaikan langsung kepada pimpinan untuk ditindak tegas,” ujarnya.
Zulfinasran juga menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak hanya merusak integritas birokrasi, tetapi juga tidak pernah menjadi kebijakan ataupun arahan dari pimpinan daerah.
Ia memastikan, informasi yang beredar terkait adanya pihak yang menjanjikan jabatan kepala sekolah dengan imbalan uang adalah tidak benar dan berpotensi menyesatkan.
“Sudah ada laporan yang beredar, bahkan mencatut nama jabatan tertentu. Itu dipastikan tidak benar. Jangan sampai hal ini menjadi bola liar di tengah masyarakat dan ASN,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengajak seluruh ASN untuk tetap berpegang pada aturan kepegawaian yang berlaku, khususnya Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK), sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas.
Menutup arahannya, di momen pasca Idulfitri, Zulfinasran turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Atas nama pribadi, saya mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan terdapat kekhilafan. Semoga kita semua kembali bekerja dengan semangat baru dan hati yang bersih,” pungkasnya.

