SIGI – Satu tahun sejak dilantik pada Februari 2025, pasangan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae dan Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi mencatat sejumlah capaian pembangunan di berbagai sektor. Bersama dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur terkait lainnya, Pemerintah Kabupaten Sigi menunjukkan progres signifikan berdasarkan data resmi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan Kabupaten Sigi mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada tahun 2021, angka kemiskinan tercatat sebesar 13,05 persen. Angka tersebut turun menjadi 12,06 persen pada 2024, dan kembali menurun menjadi 10,47 persen pada 2025.

Penurunan tersebut berdampak pada berkurangnya jumlah penduduk miskin sebanyak 3.770 jiwa. Pada 2024 jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 29.800 jiwa, sementara pada 2025 turun menjadi 26.030 jiwa. Capaian ini menjadikan angka kemiskinan Kabupaten Sigi lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Sulawesi Tengah.

Di sektor ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sigi juga menunjukkan perbaikan. Pada 2021 pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,66 persen dan pada 2024 tercatat sebesar 3,50 persen. Stabilitas dan pergerakan ekonomi daerah ini dinilai turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara lebih luas.

Selain itu, sejumlah indikator pembangunan lainnya juga mengalami peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sigi menunjukkan tren positif, angka stunting mengalami penurunan signifikan, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) menempatkan Kabupaten Sigi sebagai salah satu daerah dengan capaian terbaik secara nasional.

Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Sigi.